Edisi 21-04-2017
Optimistis Bisa Ramaikan Musik Tanah Air


Merilisalbum di Ibukota Jakarta merupakan impian semua grup band musik di Tanah Air. Namun, bukan pekerjaan yang mudah untuk mewujudkan impian tersebut. Terlebih jika band itu berasal daerah, apalagi dari Sumatera.

Pillo, merupakan salah satu grup band asal Kota Medan yang sudah cukup dikenal, namun belum untuk tingkat nasional. Kini, Pillo merilis album perdana mereka di Jakarta bertepatan dengan perayaan Record Store Day 2017 yang digelar 21 dan 22 April ini di sejumlah kota di Indonesia. Pillo akan merilis album bertajuk “Belia”.

“Ini merupakan album pertama kami sejak berdirinya grup band ini lima tahun silam,” kata Ryo, Vokalis Pillo, ketika berbincang dengan KORAN SINDO MEDAN, Kamis (20/4). Kata Ryo, Pillo sendiri memutuskan untuk meliris album perdana mereka di Jakarta atas dorongan semangat dari sahabat-sahabatnya. Mereka yakin bisa menembus pasar belantika musik Indonesia di tengah menjamurnya grupgrup band Tanah Air saat ini.

“Karena album ini pun dibuat karena banyak permintaan dan support dari teman-teman di Medan, dimana sebelumnya kami telah merilis single Seperti Semula beserta video clip-nya di chanel Youtube,” kata Ryo. Selain Ryo sebagai vokalis, band yang telah banyak tampil dari pangung ke panggung di Sumut ini juga digawangi oleh Marlo sebagai drummer, Eko sebagai pemain synth dan Rizki sebagai bassist.

Dijelaskannya, arti “Belia” dari album Pillo adalah sebuah lambang kata dimana masa muda yang penuh pertemanan. Dalam proses pembuatannya, Pillo dibantu oleh Idra Halim sebagai guitaris dan proses mixing/mastering audio. Segala sesuatu dalam proses produksi dan pemasaran, Pillo memutuskan untuk melakukan secara independen dengan bantuan pertemanan sesuai dengan harapan judul “Belia” itu sendiri, “buang jauh absurditas”. Menurut Ryo, untuk merilis album ini bukanlah perkara mudah.

Proses pembuatan album dikerjakan kurun waktu 6 bulan di Jakarta, dimana ada delapan lagu baru dan satu single yang di recycle ulang. Adapun judul-judul lagu dalam album itu yakni Prelude, Berhenti Melamun, Absurditas, Bunga, Belia, C.I.L, Kembali, Kisah kita dan Serap Mimpi.

Grupnya ini pun mengusung genre synth pop/alternative, dengan harapan akan memberi warna baru di belantika musik Indonesia. Rilisanan fisik berupa CD yang akan menjadi kemasan karya Pillo dengan sengaja dibuat terbatas, hanya di cetak sebanyak 200 keping. “Kami sengaja merilis album dalam acara Record Store Day di Kuningan City, Jakarta, sebagai bentuk perayaan bersama puluhan band lainnya di 12 kota, termasuk di Jakarta dan Medan.

Tanggal rilisnya pada hari pertama, Jumat 21 April (hari ini),” jelasnya. Merka mengaku sangat bangga bisa merilis album perdana ini sebagai wujud dari kerja keras selama ini. “Tentu kami sangat berharap dukungan dari masyarakat, terutama anak muda di Medan yang memberi perhatian pada bandband lokal,” pungkasnya.

PANGGABEAN HASIBUAN

Medan


Berita Lainnya...