Edisi 21-04-2017
PKL Tlogosari Kembali ke Jalanan


SEMARANG –Upaya Pemkot Semarang menata para pedagang kaki lima (PKL) dengan menempatkan mereka dalam lokasi khusus (shelter) tidak berjalan maksimal.

Buktinya, banyak shelter PKL yang telah dibangun dengan dana miliaran rupiah sepi ka - rena ditinggalkan pedagang, se perti shelter PKL Suryo Ku - sumo Tlogosari. Pantauan KO - RAN SINDO di lapangan, ba - nyak kios di shelter PKL Suryo Kusumo yang tutup dan tidak digunakan pedagang. Hanya beberapa pe dagang yang ma - sih bersedia bertahan.

Itu pun kondisinya mengenaskan ka - rena da gang an mereka tidak laku. Sementara di berbagai jalan - an Tlogosari, banyak pedagang yang kembali ke bahu jalan itu dengan alasan mencari lokasi yang ramai untuk mendong - krak penghasilan. “Sepi sekali, tidak ada pem - belinya. Teman-teman banyak yang pindah dan kembali ke jalanan karena jualan di sini terus merugi,” kata Siti Roha - tun, 33, salah satu pedagang.

Rohatun mengatakan, saat ini yang tinggal di shelter Suryo Kusumo hanya sedikit. Sebab sejak dipindahkan, pedagang terus merugi karena jualan ti - dak laku. “Kalau di pinggir jalan dulu, penghasilan sehari sangat be - sar. Di sini laku saja sudah se - nang karena memang tidak ada pembeli yang ke lokasi ini,” ka - tanya.

Disinggung Rohatun yang tetap bertahan, dirinya meng - aku tidak berani berjualan di tepi jalan seperti teman-te man - nya. Sebab, ia takut diter tibkan Satpol PP dan harus pindah lagi. “Disyukuri saja, yang penting ada aktivitas,” ucapnya. Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan sudah mendengar laporan banyak pedagang yang meninggalkan shelter Suryo Kusumo.

Menurut dia, Dinas Perdagangan sudah bersosialisasi dengan lurah dan Camat Tlogosari untuk menyelesaikan masalah itu. “Kami sudah rapatkan de - ngan perwakilan pedagang dan instansi terkait.” “Kami terus ber sosialisasi agar pedagang me nem pati fasi - litas yang sudah dibangunkan secara gratis itu,” katanya. Bahkan, lanjut dia, tahun ini sudah ada anggaran Rp3,5 mi - liar untuk perbaikan dan pe - nambahan shelter Suryo Kusu - mo.

Tujuannya agar semua PKL yang ada di tepi-tepi jalan bisa masuk. “Kami harap semua PKL sa - dar dan mau menempati lo kasi yang sudah disediakan. Nan - tinya jika tetap membandel, kami akan melakukan tindakan penertiban dengan memerin - tahkan Satpol PP menertibkan PKL yang ada di pinggir jalan,” katanya. Fajar menegaskan, sebe - nar nya alasan sepinya pembeli ti dak dapat dibenarkan.

Jika para pedagang kompak me - nem pati shelter, mau tidak mau pembeli akan datang de - ngan sendirinya dan shelter jadi lebih ramai. “Kalau tidak ditempati, mau ramai dari mana. Pemikiran itu yang sulit diubah dari para pe - dagang dan kami akan terus be - rupaya melakukan sosialisasi,” katanya.

andika prabowo



Berita Lainnya...