Edisi 21-04-2017
Penembakan Linggau Langgar HAM


LUBUKLINGGAU - Aksi koboi Brigpol Kalingga, oknum anggota Sat Sabhara Polres Lubuklinggau yang memberon - dong satu keluarga di dalam mobil, dinilai melanggar hak asasi manusia (HAM).

“(Pelaku) harus dipecat dan dipidana juga. Karena per - buatan nya telah melenyapkan nyawa seseorang dan merusak kan harta benda orang lain. Jangan hanya dihukum ringan, tapi harus menjalani hukuman pidana,” tegas anggota Komnas HAM RI, Natalius Pigai saat dihubungi KORAN SINDO PALEMBANG, Kamis (20/4). Pigai menekankan, penembak an yang dilakukan oknum polisi itu merupakan kelalaian se rius dan keliru dalam me - ngambil tindakan mempergu - nakan senjata laras panjang.

“Kami kemungkinan belum turun ke Lubuklinggau. Kami akan pantau di Polda Sumsel. Ka mi mengawasi di polda dan mengawal serius kasus ini,” terangnya. Pigai meminta agar polisi terbuka dalam penanganan kasus ini dan membuka iden ti - tas pelaku penembakan agar men jadi efek jera bagi anggota yang lainnya. “Sekarang kita sudah tahu pelakunya, tinggal kita mengawasi di polda dan mengawal kasus ini agar pelaku diberikan sanksi disiplin atau dipecat dan dipidana,” pung - kasnya.

Sementara itu, peristiwa ini tak luput dari perhatian Guber nur Sumsel H Alex Noerdin. Didampingi Wali Kota Lu buk - linggau H SN Prana Putra Sohe dan Bupati Musi Rawas H Hen - dra Gunawan, Alex menjenguk korban penembakan di RS dr Sobirin Musi Rawas, sekitar pukul 15.00 WIB, kemarin. Sayangnya, saat menjenguk korban di ruang unit pera wat - an intensif Bougenville, se lu - ruh awak media tidak di per bo - lehkan masuk oleh petugas.

“Per hatian ya, wartawan ja - ngan masuk. Batas sini saja,” kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga di pintu masuk ruang pe r a - watan. Usai mengunjungi korban, Alex tak memberikan banyak komentar. “Kejadian ini kita sesalkan, tapi saya tidak mau kasih komentar sebelum hasil penyelidikan tuntas. Ini s edang diselidiki baik oleh Polda Sumsel maupun dari Mabes Polri,” kata Alex usai menje - nguk Gatot Sudari alias Diki pe - ngemudi mobil Honda City yang ditembaki polisi.

Selain menyesalkan peris - tiwa berdarah ini, gubernur me minta agar hal serupa tidak terulang lagi oleh kepolisian. Menurutnya, kasus ini harus dijadikan semacam peringatan bagi semua pihak, terutama ke - polisian. “Jadi saya sampaikan di sini, kejadian ini kita se sal - kan dan tidak boleh terulang lagi”. ”Sekarang fokus bagaimana yang sakit bisa segera sembuh.

Masing-masing memperbaiki internal,” jelas Alex. Direktur RSUD dr Sobirin Mura, dr Harun menyatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengeluarkan proyektil dari tubuh korban penembakan me lalui operasi. “Sudah kita keluarkan dari korban Diki, hanya satu proyektil. Sudah mu lai sadar. Tapi masih sakit di lambung, mungkin efek dari tembakan itu jadi berpengaruh ke lambungnya,” ujar dr Harun.

Sementara itu, tiga korban penembakan yang dirujuk ke Palembang, menjalani pera - wat an intensif di RS Bha yang - kara Polda Sumsel. Mereka ada lah Dewi Erlina, 40; No - vianti, 30; dan Genta, 2. Pada kesempatan itu pula Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto membesuk ketiga kor ban di RS Bhayangkara Polda Sumsel. Dikatakan Agung, kondisi ketiga korban sudah membaik dan tinggal membutuhkan perawatan untuk reco very.

Bah kan, Agung meminta ke pa - da pihak RS Bhayangkara Polda Sumsel menyiapkan dokter yang terbaik dalam merawat ketiga korban. ”Saya sudah min ta dokter yang terbaik da lam menangani korban dan se ge ra diambil tin - da kan ter ha dap korban se - hing ga pe mu lih an bisa lebih cepat,” ujar dia. Khusus untuk Genta, dika - ta kan Agung, dirinya sudah bertemu dan berkomunikasi dengan Genta. Tanpa di sang - ka, Genta memiliki permin - taan khusus terhadap orang no mor satu di Polda Sumsel tersebut.

“Tadi Genta minta mo bil-mobilan kepada saya. Dan saya akan langsung ca ri - kan mobil-mobilan tersebut un tuk Gen ta,” tegas Agung. Masih dikatakan Agung, kon disi Genta juga sudah mulai membaik. Hanya saja, saat ini pi hak rumah sakit tengah me - la kukan trauma healing untuk mengobati trauma pada anak berusia dua tahun tersebut. Sementara untuk Indra ya - ni, 33, tengah menjalani opera si di RS Mohammad Hoesin Palembang. Setelah operasi selesai, maka akan di pin dah - kan ke RS Bhayangkara Polda Sumsel.

”Pada intinya kita akan melakukan yang terbaik kepada seluruh korban demi pe - nyem buhan dan pemulihan mereka,” kata Agung. Dalam kesempatan itu pu - la, Agung meminta maaf se be - sar-besarnya kepada keluarga dan korban atas kejadian ini. Sedangkan bagi keluarga kor - ban yang meninggal, mantan Kakorlantas Mabes Polri ini menyampaikan duka cita mendalam.

Mengenai penanganan kasus nya sendiri, Agung me ne - gaskan akan tetap memproses anggotanya yang bersalah dan mengambil tindakan tegas se - suai hukum yang berlaku. “Apakah Brigadir K bersa - lah? Kita melihat dari seluruh hasil pemeriksaan. Tapi (secara kasat mata) tindakan yang diambil Brigadir K jelas salah karena mengambil tindakan berlebihan karena saat itu tidak ada ancaman,” jelas dia.

Untuk Diki, pengemudi sedan Honda City nahas ter se - but, menurut Agung, hingga kemarin belum bisa diambil ke - te rangan. Pasalnya, pihaknya mengutamakan kesembuhan korban terlebih dahulu. “Saat ini masih dalam perawatan in - tensif sehingga belum bisa kita ambil keterangan,” pung - kasnya. Terpisah, oknum polisi pe - la ku penembakan terhadap satu keluarga di dalam mobil Honda City dengan nomor polisi BG 1488 ON, Brigpol Ka - lingga, dipindahkan ke Ma pol - da Sumsel, Kamis (20/4) se ki - tar pukul 14.00 WIB.

Brigpol Kalingga dibawa ke Mapolda Sumsel untuk menjalani pro - ses penyidikan dalam kasus pe - nem bakan brutal yang terjadi pada Selasa (18/4) pukul 11.30 WIB di Jalan HM Soeharto, Kelurahan Simpang Priuk, Ke - camatan Lubuklinggau Se la - tan II.

“Pelaku sudah diamankan ke Palembang (Mapolda Sum - sel) untuk melanjutkan tin da - kan-tindakan proses penyidikan lebih lanjut,” tegas Ka polres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga, ditemui di halaman parkir RSUD dr Sobirin Mura di Kota Lu buk - linggau, kemarin. Meski demikian, Hajat be - lum bisa menyampaikan status Brigpol Kalingga apakah sudah ditetapkan sebagai tersangka. “(Soal status) masih dalam proses pemeriksaan ya, oke,” kata kapolres sambil berlalu me - ning galkan awak media.

agus rizal/sri prades




Berita Lainnya...