Edisi 21-04-2017
Polisi Gerebek Rumah Pemakai Dan Penjual Sabu


KUNINGAN – Jajaran Sat Narkoba Polres Kuningan melakukan penggerebekan di rumah milik Edi Supriadi, 50, di perumahan Alam Asri, Jalan Sono Keling, Nomor C 24, Desa Kasturi, Kecamatan Kuningan, kemarin.

Lokasi rumah itu diduga menjadi tempat menjual dan memakai narkotika jenis sabu-sabu oleh Erik, 25, yang merupakan anak dari Edi. Kapolres Kuningan AKBP M Syahduddy melalui Kasat Narkoba AKP Dedih Dipraja mengungkapkan, penggerebekan itu dilakukan pascapihaknya menerima laporan dari warga jika rumah milik Edi sering dipergunakan oleh anaknya yang bernama Erik sering sebagai tempat memakai, sekaligus transaksi sabu-sabu.

“Kuat dugaan Erik tidak hanya pemakai, tetapi sekaligus sebagai pengedar, karena berdasar laporan warga di rumah orang milik ayahnya yang terletak di perumahan Alam Asri, Desa Kasturi, Erik sering melakukan transaksi jual beli barang haram tersebut. Makanya setelah menerima laporan, dan dilakukannya penyelidikan kami langsung melakukan penggerebekan,” ungkap Dedih kepada KORAN SINDO.

Namun, kata dia, dalam aksi itu pihaknya tidak berhasil menangkap tersangka, karena sudah melarikan diri terlebih dahulu. Petugas hanya menemukan empat buah kantong pelastik kecil bekas pembungkus sabu, beserta seperangkat alat hisap (bong). “Saat kami melakukan penggeledahan, rumah sudah dalam keadaan kosong, sepertinya tersangka melarikan diri sebelum kami datang.

Di dalam rumah hanya didapati barang bukti berupa empat buah bungkus bekas sabu sabu dan seperangkat alat hisap,” kata dia. Dari barang bukti yang didapat di tempat kejadian perkara (TKP), semakin menambah keyakinan pihak kepolisin bahwa Erik merupakan sindikat peredaran narkoba jenis sabu. Untuk itu pihaknya akan terus melakukan penyelidikan sekaligus pengejaran terhadap Erik.

Sementara itu, Tatang, 40, petugas keamanan di perumahan Alam Asri membenarkan jika rumah tersebut milik Edi Supriadi. Tetapi selama ini rumah tersebut hanya ditinggali oleh anaknya yang bernama Erik. “Rumah itu hanya ditinggali Erik anaknya Edi. Memang kami sering melihat suka ada teman-teman Erik berkumpul di sana, namun kami sama sekali tidak tahu kalau rumah itu menjadi tempat transaksi narkoba,” tuturnya.

yudi r sudrman


Berita Lainnya...