Edisi 21-04-2017
Polisi Ringkus Produsen Dan Pengedar Uang Palsu Emisi Baru


SEMARANG – Petugas Satu - an Reserse Kriminal (Sat Res - krim) Polrestabes Semarang menangkap Prihantono, 50, tersangka pembuat uang pal - su pecahan rupiah baru.

Dia memalsukan uang pe cahan Rp50.000 dan Rp100.000. Uang palsu tersebut sekilas mirip dengan uang asli karena dilengkapi pita pengaman, bisa diterawang, bahkan me - nyala saat disorot dengan si nar ultraviolet. Pelaku yang ber ala - mat di Jalan Karang so no, Ke - camatan Genuk, Kota Se ma - rang, ini merupakan re si divis. Pada 2007 lalu pelaku me n - jalani hukuman 1,5 ta hun.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso menga ta - kan, pelaku menjual Rp5 juta uang palsu baik desain lama maupun baru dengan harga Rp1,2 juta. Dari pelaku, Prihantono, ini didapati aneka barang bukti untuk membuat uang palsu itu, mulai printer hingga sablon.

Ada uang palsu siap edar ber - jumlah Rp600 juta bentuk pe - cahan lama dan baru. “Uang palsu yang beredar sudah lebih dari 200 lembar,” kata Abioso kemarin. Abi mengatakan, pihaknya terus mengembangkan kasus tersebut, termasuk memburu siapa saja yang sudah membeli uang palsu buatan Prihantono. “Hasil cetak ini secara kasat - mata sulit dibedakan.

Kami ber harap pihak Bank In do - nesia sosialisasikan cara-cara dan teknik untuk bedakan uang asli apa palsu ini,” tandas Abioso. Selain menangkap Prihan - tono, polisi juga menangkap tiga tersangka lain, yakni Bahari Setiawan, 43, Ronaldo, 39, dan Elfy Suryanti, 40. Ronaldo dan Elfy ini lebih dulu ditangkap, Minggu (16/4), di sekitar Tugu Muda Semarang.

Mereka merupakan sepa - sang kekasih yang menjajakan uang palsunya ke toko-toko atau warung kelontong. Dari dua orang itu, ditangkap juga Bahari Setiawan yang bertugas sebagai kurir. Para tersangka dijerat Pasal 245 KUHP tentang Uang Palsu dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.

Kepada penyidik, tersangka Prihantono mengaku tidak ke - sulitan memalsukan uang ru - piah baru yang diklaim tidak bisa dipalsukan oleh peme - rintah. “Nyatanya (ini) bisa. Pa - kai cutter memotongnya,” kata Prihantono enteng. Sementara tersangka Ronal - do mengaku dalam sehari bisa membelanjakan keenam tem - pat. “Paling jauh sampai Sala - tiga,” ucap Ronaldo.

eka setiawan







Berita Lainnya...