Edisi 21-04-2017
Pungli, Kepala Rupbasan Ditahan


PEKALONGAN – Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Pekalongan, Toga Maruli Sibarani, menangis histeris saat ditahan oleh Kejaksa-an Negeri (Kejari) Pekalongan kemarin.

Penahanan terhadap Toga dilakukan seusai pemeriksaannya atas dugaan pungli terhadap bawahannya. Kepala Kejari Pekalongan Mahatma Sentanu, didampingi Kasi Intel Kejari Pekalongan, Suherman, membenarkan penahanan yang dilakukan jajarannya terhadap Kepala Rupbasan tersebut. “Perkara ini sudah lama masuk tingkat penyidikansehinggayangbersangkutan ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.

Penetapan tersangka itu berdasarkan sejumlah alat bukti dan hasil penyidikan yang telah dilakukan. Setelah itu dilakukan penahanan terhadap tersangka. “Sebelumnya bawahan tersangka berinisial EP melapor ke kami karena merasa dirugikan hingga Rp50 juta. EP diberi janji akan dinaikkan jabatannya jika menyerahkan sejumlah uang. Namun, sampai sekarang jabatan yang dijanjikan tersebut tidak terealisasi.

Kemudian setelah diselidiki dan disidik, akhirnya kamitetapkanTogaMaruliSibarani ini sebagai tersangka,” paparnya. Sementara itu, Suherman menjelaskan, penahanan itu dilakukan berdasarkan surat perintah penahanan dari Kajari Mahatma Sentanu. Berdasarkan surat perintah itu, tim jaksa yang ditunjuk melaksanakan perintah penahanan tersebut.

“Saat ini tersangka dititipkan diRutanPekalongan. Namun, sebelumnya diperiksa kesehatannya sesuai dengan aturan yang ada. Setelah itu dimasukkan rutan sekitar pukul 12.00 WIB. Namun belum bisa diserahkan resmi, karena rutan masih ada acara. Pemberkasan penyerahan baru bisa diselesaikan sekitar pukul 13.00 WIB,” katanya. Dia membenarkan tersangka sempat histeris saat dinyatakan ditahan. Tersangka sempat keberatan dan berharap penahanannya ditangguhkan.

prahayuda febrianto

Berita Lainnya...