Edisi 21-04-2017
Siap Bangun 1.000 Kampung Kreatif


BANDUNG - Bupati Bandung Dadang M Naser bakal menghadirkan 1.000 kampung kreatif dengan konsep tematik untuk mendorong perekonomian rakyat di Kabupaten Bandung.

Diharapkan program pembangunan yang kini tengah masuk dalam pembuatan desain daerah yang dipimpinnya bisa lebih tertata. Dadang mengatakan dengan hadirnya 1.000 kampung kreatif menjadi visi Kabupaten Bandung untuk menarik wisatawan berkunjung. Apalagi, daerahnya telah dikenal sebagai surga objek wisata alam.

"Kini kami tengah persiapkan rencana untuk pembangunan kota berbasis kampung itu," ujar Dadang di sela acara HUT ke-376 Kabupaten Bandung di Kompleks Pemkab Bandung, Soreang, kemarin. Menurutnya, dengan berbagai banyak potensi yang dapat digali tentu memberikan peluang besar bagi pemerintah mendapat income lebih besar.

Termasuk mendorong dan meningkatkan kesejahteraan warganya. "Kami ingin tak hanya wisata alamnya saja yang dikenal, tapi wisata belanja, kemudian wisata budayanya yang telah lama melekat di Kabupaten Bandung," ungkap dia._ Dirinya mencatat nilai investasi yang masuk selama menjabat menebus Rp68 triliun. Di tahun 2017 ini, sesuai data penanam modal telah mulai berinvestasi sebesar Rp11 triliun dari beberapa sektor seperti properti, jasa, industri, dan perbankan.

"Diprediksi dengan hadirnya Tol Soroja akan ikut meningkatkan investasi masuk ke Kabupaten Bandung," katanya. Bertepatan dengan hari jadi ke- 376, dia berjanji bakal terus bekerja memberikan yang terbaik termasuk dalam merealisasikan berbagai program penataan daerah serta mengikis masalah sosialnya. "Kami tentu akan terus dorong pertumbuhan ekonomi. Informasikan jika masih ada kampung yang kumuh melalui kepala desanya agar segera dengan cepat tertangani," tegas Bupati.

Sementara itu para penggiat seni yang berasal dari 14 paguron di Kabupaten Bandung berhasil menorehkan prestasi bertepatan dengan HUT ke-376 Kabupaten Bandung. Hal itu seiring dengan adanya pemecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori peniup terompet khas sunda terbanyak sepanjang sejarah dalam pagelaran kesenian.

dila nashear

Berita Lainnya...