Edisi 21-04-2017
Jalan Sempit Hambat Perekonomian Warga


SUMEDANG - Tak idealnya lebar jalan di wilayah pelosok yang jauh dari pusat perkotaan di Kabupaten Sumedang, dituding menghambat roda perekonomian warga.

Seperti dikeluhkan warga Dusun/Desa Cikondang, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang Amat Suparmat, 45. Menurutnya, sempitnya jalan di wilayahnya kerap menghambat mobilisasi warga. “Idealnya, lebar jalan itu minimal tiga meter. Tapi bisa dilihat sendiri, saat ini lebar jalan di desa kami hanya dua meteran saja. Ini membuat mobilisasi warga terganggu,” ujarnya kepada KORAN SINDO kemarin.

Terlebih, kata dia, ketika dua kendaraan roda empat dari dua arah bertemu di satu titik, membuat arus kendaraan tersendat. “Apalagi kalau masuk dump truck, sudah jalannya sempit, pas-pasan, tanahnya labil, kendaraan pasti numpuk,” tuturnya. Dia berharap, Pemkab Sumedang lebih memperhatikan hal ini. Bila perlu, sekalipun jalan tersebut menuju wilayah pelosok, namun bila di wilayah pelosok tersebut padat penduduk diharapkan ruas jalan diperlebar hingga mendekati lebar ideal.

“Harapan kami jalan menuju wilayah kami ini ke depan diperlebar. Tak hanya jalan di wilayah kami, jalan-jalan di pelosok Sumedang ini masih sempit dan belum ideal,” sebutnya. Ditemui terpisah, Ketua Komisi D DPRD Sumedang Dadan Rohmawan mengakui jika saat ini lebar jalan di sejumlah ruas jalan di wilayah pelosok Sumedang masih belum ideal.

“Hal ini tak lepas dari belum jelasnya status jalan di wilayah pelosok Sumedang ini. Apakah itu ruas jalan desa atau jalan kabupaten. Permasalahannya terkait penganggarannya. Jika status jalan itu jalan lingkungan tentunya kewenangan desa karena desa sudah punya DD (dana desa) jadi tidak bisa dikerjakan oleh kabupaten,” sebutnya.

Karena ketidakjelasan status jalan ini pula, lanjut dia, sejauh ini antarpemerintah desa dan pemerintah kabupaten ini hanya bisa saling mengandalkan. “Karena saling mengadalkan ini pula jadinya tak ada yang mengerjakan,” ucapnya. Oleh karena itu, lanjut dia, DPRD Sumedang menyarankan agar di kabupaten dibentuk tim satgas jalan yang bertugas mengevaluasi status jalan di Sumedang. Sehingga nantinya tim yang akan meengevaluasi dan menetapkan status jalan,” tuturnya.

Bila memang jalan desa harus ditingkatkan statusnya menjadi jalan kabupaten tinggal ditingkatkan dan legalitasnya bisa disahkan melalui perbup. “Panjang jalan kabupaten saat ini 875 kilometer. Bila ruas jalan desa yang statusnya perlu ditingkatkan ya tinggal ditingkatkan menjadi jalan kabupaten. Agar ke depan, antarpemerintah desa dan kabupaten tidak saling mengandalkan, hanya diam saja,” katanya.

aam aminullah







Berita Lainnya...