Edisi 21-04-2017
Ayah Kalah Pilkades, Purwanto Dibacok


MUARADUA- Mantan Kepala Desa (Kades) Perupus, Kecamatan Buay Runjung, Kabupaten OKU Selatan periode 2010-2016, Purwanto, 36, mengalami kritis setelah dibacok anak salah satu calon kades, kemarin.

Hal ini ditengarai akibat ke ka - lah an ayahnya pada pemilihan kepala desa (pilkades). Pembacokan diduga dilaku - kan anak calon kades nomor urut 2 yang terjadi beberapa saat setelah panitia pilkades usai menghitung suara di Tem pat Pemungutan Suara (TPS) Du sun I,yang hanya berjarak 300 meter dari lokasi kejadian. Informasi yang dihimpun KORAN SINDO PALEMBANG, berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan panitia, calon nomor 2 Ali Marzuki mem per - oleh150suaradancalonnomor1 Jon Kartolo memperoleh169 suara.

Peristiwa tragis yang dialami korban itu terjadi saat Purwanto datang untuk memberikan du - kungan kepada salah satu calon kades. Diduga masih belum me - nerima kekalahan, putra dari sa - lah satu calon kades mencegat kor ban dan turun dari rumah dan membacok Purwanto secara brutal. Beruntung masyarakat se - tem pat dengan sigap melerai amuk pelaku.Akibat menda pat serangan itu, korban men ga la mi kritis. Korban sendiri dibacok di lengan kiri dan perut hingga usus terburai.

Korban langsung dibawa ke puskesmas setempat dan dirujuk ke RSUD Muaradua dan selanjutnya dibawa ke ru - mah sakit di Baturaja. WD, saksi mata mengaku, insiden menghebohkan ma sya - ra kat itu berawal saat korban d a - tang ke rumah calon nomor 2. Di sana korban mendapatkan se ra - ngan putra calon kades berisial HS, menggunakansenjatatajam je nis garpu karena menduga kor - ban tidak mendukung ke luar ga - nya mencalonkan diri.

”Beruntung saat kejadian sempat dipisah warga, korban ka mi bawa ke puskesmas dan selanjutnya di rujuk ke RSUD Muaradua. Sedangkan pelaku kabur dan meninggalkan kor - ban,” katanya di RSUD Muara - dua, kemarin. Sementara Minarti, 36, istri korban mengatakan, kejadian na has itu didapatnya dari war ga. Karena sang suami hanya ingin besilaturahmi dengan ke luarga calon kades nomor urut 2.

”Awalnya ada tetangga kami memanggil kalau suami saya di bacok. Ketika kejadian saya lagi gendong anak kami yang sedang sakit,” ujarnya. Menurut Minarti, selama ber tahun-tahun menjabat ka - des keluarganya tidak memiliki masalah apapun dengan ma sya - rakat. Sehingga kejadian menim pa korban kemungkinan be - sar hanyalah disebabkan ada ke - salahpahaman. Camat Buay Runjung, Fir - man Bastasi mengakui, ia me - nge tahui insiden pembacokan setelah panita selesai mela-ku - kan penghitungan hasil pilkades setempat.

”Tidak ada korban jiwayang meninggal dunia, ke ja - diannya setelah pilkades. Kasus ini sudah ditangani kepolisian,” jelasnya. ”Tidak tahu masalahnya, yang jelas kejadianya ini bukan di TPS. Kami ketika kejadian baru selesai menghitung suara dan panita baru selesai makan,” ucapnya. Kapolres OKU Selatan AKBP Ahmad Pardomuan melalui Ka - polsek Buay Runjung Iptu Her - ry Sulistyo mengatakan, setelah menerima laporan keluarga korban,pihaknya langsung me - ner junkan puluhan personel dari polsek dibantu Polres OKU Selatan.

”Situasi kini sudah kondusif dan rangkaian pilkades selesai dan tidak terganggu. Anggota sudah kami terjunkan ke lokasi guna melakukan penga man - an dan mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” jelasnya. Dia menyatakan, kepolisian sendiri sudah berhasil menga - man kan terduga pelaku yang berinisial HS yang merupakan putra dari salah satu calon kades setempat dan saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Polres OKU Selatan.

andriansyah

Berita Lainnya...