Edisi 12-05-2017
Tiga Pejabat Lolos Calon Sekda DIY


YOGYAKARTA – Tiga dari enam pejabat yang melamar me nempati posisi Sekretaris Daerah ( Sekda) DIY dinya ta - kan lolos seleksi. Nantinya ketiga nama yang lolos segera dikirim ke Jakarta.

Dalam rekrutmen terbuka calon Sekda DIY, ada enam pe - jabat eselon II yang ikut men - daftar. Mereka adalah Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) DIY Arofa Noor Indriani, Kepala Badan Per pustakaan dan Arsip Dae - rah (BPAD) DIY Budi Wibowo, Asisten Perekonomian dan Pem bangunan Setda DIY Gatot Saptadi, Sekda Kabupaten Ku - lonprogo Raden Mas As tung - koro, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY Sigit Sap to Rahardjo, dan Kepala Di - nas Sosial DIY Untung Su kar - yadi.

Gubernur DIY Sri Sultan Ha mengku Buwono (HB) X eng gan membeberkan ketiga nama kandidat Sekda DIY tersebut. “Ojo lah, mengko . Saya nggak berani. Saya nanti nggak di kiro mbocorke,” kata Sultan usai menghadiri Rapat Pari - pur na di DPRD DIY, kemarin. Prinsipnya, ketiga pejabat sudah menjalani serangkaian tahapan meliputi seleksi ad mi - nis trasi, tulis, kompetensi, wa - wancara, dan psikologi.

Panitia sudah memberikan skor kepada masing-masing kandidat lalu menyerahkan ke Gubernur DIY. Paling cepat Jumat (12/5) akan dikirim ke Jakarta. Di bagian lain, Anggota Ko - misi A DPRD DIY Agus Su mar - tono menjelaskan bahwa pan - sel telah melakukan serangkai - an tes kepada kandidat. Me li - puti seleksi administrasi, tulis, kompetensi, wawancara, dan psikologi.

“Sekarang sudah ada tiga nama yang dinyatakan lo - los,” katanya usai menghadiri pen jelasan terkait dengan sekda dan pejabat lain di DIY di Ru - ang Komisi A DPRD DIY. Politikus PKS ini meng ung - kapkan, dalam pertemuan ter - se but, pansel belum bersedia mengumumkan ketiga nama yang sudah lolos seleksi. “Itu masih menjadi haknya pansel.

Yang jelas tiga nama (kandidat sekda) sudah ada di meja gubernur untuk ditandatangani dan diserahkan ke presiden. Yang terpilih nanti hanya satu,” katanya. Pria yang akrab disapa Gus - ton ini mengakui, sesuai de - ngan aturan yang ada, selama pro ses seleksi dan belum dibuat dokumen resmi, maka informasi terkait sekda terpilih ma - sih belum bisa dipublikasikan. Setelah resmi pasti akan dipublikasikan ke publik.

“Sekarang tinggal menunggu saja,” ka ta - nya. Guston berharap bahwa pro fil sekda nantinya memiliki kompetensi dan integritas. Se - lain yang tidak kalah penting - nya harus mampu memba - ngun komunikasi dengan baik kepada berbagai pihak termasuk dengan legislatif. “Sekda kan menjadi manajer birokrasi. Maka kepemimpinannya ha - rus ada, kapasitas jelas, dan in - te gritas jelas,” katanya.

Dia mengatakan, Sekda DIY tidak hanya bisa mengoordinasi dengan baik birokrasi yang ada di provinsi. Peran sekda ju ga mampu mengoordinasi ka bu paten dan kota di DIY. “Se harusnya mudah, karena DIY areanya kecil, hanya terdiri em pat kabupaten dan satu kota. Relatif mudah dijangkau,” ka tanya.

Namun, kata dia, meski DIY ter bilang kecil, masalah yang di hadapi selama ini adalah ko - or dinasi dengan kabupaten/ ko ta yang kurang maksimal. “Problem kami kan koordinasi antara kabupaten dan kota le - mah. Itu harus dipecahkan, apa lagi sekdanya (pejabat sekda di kabupaten/kota) seka - rang rata-rata (pejabat) dari provinsi,” ujarnya.

ridwan anshori




Berita Lainnya...