Edisi 12-05-2017
Ramadan, Listrik Jangan Padam


PALEMBANG – Dua pekan menjelang Ramadan, war ga masyarakat malah mengkhawatirkan pe - madaman listrik. Masyarakat berharap pe-ru - sahaan listrik negara (PLN) tidak lagi melakukan pemadaman listrik saat bulan puasa.

“PLN jangan sering-sering me ma dam - kan listrik. Apalagi nanti saat musim Ra - ma dan. Saat masyarakat ingin banyak beri badah di malam hari. Jangan sampai saat malam malah listrik sering padam,” kata Yamin, warga Jakabaring, kepada KORAN SINDO PALEMBANG, kemarin. Yamin mengungkapkan, dalam se - pe kan terakhir, daerah tempat ting - gal nya sering me ngalami pe ma dam - an listrik. Du ra sinya juga cukup lama, mencapai 5–6 jam.

“Kadang dari jam sepuluh pagi baru me - nyala sorenya sekitar jam empat. Ka dang sore dari jam empat sam pai jam sepuluh malam,” ungkapnya. Pemadaman listrik, me - nur ut dia, justru terjadi se - te lah tarif dasar listrik (TDL) naik, 1 Mei lalu. Dia ju ga mengaku membeli token listrik lebih banyak dari biasanya. “Saya biasanya beli Rp100.000 sudah cukup untuk sebulan.

Sekarang baru tanggal segini sudah banyak ber ku - rang,” tuturnya. Untuk diketahui, sejak 1 Mei lalu terjadi kenaikan TDL untuk pelanggan daya 900 VA dari Rp1.034/kwh menjadi Rp1.352/kwh atau sekitar 30%/kwh. Kenaikan TDL ini disebabkan pengurangan sub - si di oleh pemerintah seba gai - mana tertuang dalam Peratur - an Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Nomor 28 Tahun 2016. Berdasarkan Permen ESDM 28/2016, tarif listrik rumah tangga mampu (RTM) 900 VA per 1 Januari 2017 sebesar Rp791/kwh menjadi Rp1.034/ kwh pada 1 Maret 2017.

Dan pada 1 Mei 2017 berubah lagi da ri Rp1.034/kwh menjadi Rp1.352/kwh. Kemudian mulai 1 Juli 2017, tarif listrik 900 VA RTM akan sama dengan 1.300 VA, ikut dalam mekanisme tariff adjust - ment, naikturunmengikutifluk - tuasi harga minyak atau In do - nesian Crude Price (ICP) dan kurs dolar Amerika Serikat (AS). Menurut Yamin, s e ha rus - nya kenaikan TDL tersebut diba rengi dengan pelayanan yang baik, antara lain me ngu - rangi durasi pemadaman lis - trik.

Jikapun harus terjadi pemadaman dalam waktu yang lama, seharusnya pihak PLN me rilis pemberitahuan ter le - bih dahulu. “Harusnya jika pa - d am lama, lebih dari tiga jam, PLN kasih informasi dan pem - beritahuan. Jadi pelanggan bisa bersiap,” kata dia. Keluhan yang sama juga di - ungkapkan Rani, warga Sako. Ia mengkritik layanan PLN yang sering memadamkan lis - trik di kala siang hari. Padahal, saat siang hari, masyarakat se - ring disibukkan dengan ak ti vi - tas keseharian yang padat, mi - sal nya mencuci dan kebutuhan air sambungan PDAM.

“Saat listrik padam akan sangat memengaruhi peker - jaan. Mesin cuci tidak bisa di - nya lakan, dan air tidak me nga - lir, akibatnya semua pekerjaan tidak bisa dilaksanakan. Lis - trik sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat. Jadinya, PT PLN hendaknya lebih bisa memenuhi hal tersebut,” ujarnya. K etua DPRD Sumsel Giri Ra manda Kiemas meng ung - kap kan, dari informasi yang dia terima Sumsel memiliki ken dala yang cukup berarti pa - da ketersediaan daya listrik.

Penyebabnya, pasokan listrik yang dihasilkan Sumsel juga disuplai ke daerah lain. “Sistem interkoneksi membuat Sumsel juga harus membantu listrik di daerah lain. Namun beberapa pembangkit akan mulai di ope - rasikan diharapkan bisa me - nam bah pasokan listrik bagi Sumsel,” terangnya. Selain suplai, per ma sa lah - an listrik Sumsel juga dise bab - kan oleh tegangan listrik yang belum mencukupi. PLN perlu menambah berbagai tegangan dengan membangun gardugardu baru termasuk daerah pe mekaran.

“Hal tersebut mem butuhkan waktu, dan di - ha rapkan selesai sebelum Asian Games. Penyediaan lis - trik masyarakat juga meng aki - batkan manajemen distribusi listrik bagi masyarakat,” ung - kapnya. Direktur PT PLN (WS2JB), Budi Pangestu mengaku pi hak - nya berusaha menyediakan tegangan dan suplai yang me - ma dai. Akan tetapi beberapa kendala masih terjadi, ter uta - ma saat akan memasuki mu - sim kemarau.

“Musim kemarau, biasanya yang bermasalah pembangkit air akibat ketersediaan bahan baku air,” ujarnya. Dijelaskannya, suplai lis - trik ditanggung oleh beberapa pembangkit. Saat terjadi ken - dala di satu pembangkit, pe m - bangkit lain juga terkena im - bas nya. Meskipun begitu, dia menjamin pada Ramadan nan - ti, umat muslim dan ma sya ra - kat mendapatkan layanan lis - trik yang lebih andal. “Saat Ra - madan, PT PLN berusaha me - maksimalkan layanan untuk tidak padam,” tuturnya.

tasmalinda

Berita Lainnya...