Edisi 12-05-2017
117 Orang Ikut Seleksi Petugas Haji


MEDAN - Sebanyak 117 orang mengikuti seleksi tahap kedua, calon petugas haji dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1438 H/ 2017 M di Asrama Haji Medan, Rabu (10/5).

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag Sumut) Muslim mengungkapkan, petugas haji yang mengikuti seleksi terdiri atas 44 peserta untuk Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 39 peserta untuk Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan 34 peserta untuk PPIH Arab Saudi (non-kloter).

“Seleksi ini mengambil sebanyak 21 petugas TPHI, 21 petugas TPIHI, dan 7 petugas non-kloter,” ungkapnya di Medan, Kamis (11/5). Nantinya, panitia tingkat provinsi akan menyerahkan hasil penetapan Kakanwil untuk petugas TPIH dan TPIHI ke Kementerian Agama di Jakarta untuk ditetapkan dengan Surat Keterangan (SK) Direktorat Jenderal (Dirjen) Penyelenggara Haji, Selasa (16/5).

Untuk pembekalan petugas yang menyertai jamaah haji dan petugas PPIH Arab Saudi direncanakan akan dilaksanakan pada Juni. Kepala Seksi Pelaksana Bimbingan Direktorat Bina Haji Kemenag Affan Rangkuti saat memberi sambutan saat membuka seleksi petugas haji mengharapkan agar petugas haji yang terpilih nantinya mampu menjaga nama baik bangsa selama berada di Tanah Suci serta melayani jamaah haji seperti saudara sendiri.

Apalagi, lanjutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Indeks Kepuasan Jamaah Haji Indonesia (IKJHI) pada 2016naik1,16poin. Kalau pada 2015 tingkat kepuasan jamaah sebesar 82,67, tahun ini naik menjadi 83,83. “Oleh karenanya, petugas haji nanti harus bekerja keras dan maksimal untuk mempertahankan prestasi ini, bahkan harus ditingkatkan apalagi kuota haji kita tahun ini kembali normal dan ini bukanlah pekerjaan yang ringan,” ungkapnya.

Sementara Kakanwil Kemenag Sumut Tohar Bayoangin mengharapkan petugas haji yang terpilih nanti dapat bekerja dengan profesional dan melayani jamaah haji dengan sepenuh hati. Menurut dia, dalam menghadapi jamaah yang heterogen, petugas haji harus memahami tugas dan berkomitmen memberikan pembinaan, pelayanan, perlindungan, serta tidak mengutamakan ibadah pribadinya.

Menurut dia, ketika petugas mengutamakan ibadah pribadi maka jamaah akan terlantar. “Sebaiknya apabila petugas haji menjalankan kewajibannya dengan baik, maka secara tidak langsung ibadahnya akan baik pula,” tandasnya.

siti Amelia


Berita Lainnya...