Edisi 12-05-2017
Warga Pandu Hulu Tolak Pembangunan Tower Seluler


MEDAN - Warga Jalan Tapanuli, Kelurahan Pandu Hulu 1, Kecamatan Medan Perjuangan, menolak pembangunan tower seluler di kawasan tersebut. Pemasangan belum mendapatkan persetujuan dari warga sekitar dan dinilai akan mengganggu keselamatan serta kesehatan warga.

Sejumlah warga Jalan Tapanuli, Kelurahan Pandu Hulu 1, Kecamatan Medan Perjuangan, sempat mendatangi Kantor DPRD Kota Medan, Rabu (11/5) untuk mengadukan masalah pemasangan tower kepada anggota Dewan. “Kami minta pembangunan tower itu dibatalkan,” ungkap perwakilan warga Feri Nofirman Tanjung kepada anggota DPRD Kota Medan Bangkit Sitepu.

Feri juga meminta kepada anggota Dewan untuk memfasilitasi warga bertemu dengan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Pemko Medan Samporno Pohan agar membatalkan rekomendasi lurah untuk pembangunan tower seluler. Lurah semestinya tidak bisa mengeluarkan rekomendasi sembarangan sebelum mendapatkan persetujuan dari warga sekitar.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Kota Medan dan Ketua DPD Partai Hanura Kota Medan Bangkit Sitepu mengungkapkan, sebelum Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Pemko Medan mengeluarkan izin untuk pembangunan tower tersebut, seharusnya mendapatkan rekomendasi terlebih dahulu dari lurah setempat.

Dia mengingatkan agar lurah setempat dapat menampung aspirasi warga karena warga jelas menolak pembangunan tower. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Pemko Medan Samporno Pohan sebelumnya mengungkapkan, tidak akan mengeluarkan izin pembangunan tower sebelum menerima rekomendasi dari lurah setempat. Izin warga yang harus diminta oleh lurah, yakni warga yang berada di sekitar radius tower itu. “Contoh, tower yang akan dibangun setinggi 30 meter, maka izin warganya harus dari 30 meter sekitar tower itu,” paparnya.

dicky irawan

Berita Lainnya...