Edisi 12-05-2017
Dikejar Korban, Cewek Begal Motor Ditangkap


SLEMAN – Seorang perempuan berinisial PL, 19, alias Puji diamankan jajaran Satreskrim Polres Sleman karena terlibat dalam aksi pembegalan.

Warga Wonosari, Gunungkidul tersebut menjadi pelaku tunggal perampasan sepeda motor pada 21 April lalu di Delegan, Desa Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Are Setia mengungkapkan, aksi pembegalan dengan korban Bowo Nurgoho, 19, tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. “Pelaku ini nongkrong menghadang korban yang melintas.

Korban dipukul dengan tangan kosong. Korban lantas terjatuh dan sepeda motor langsung dibawa kabur,” ungkapnya. Korban yang tidak menyangka akan diserang tidak bisa menghindar, namun setelah pelaku kabur, korban langsung berusaha mengejar. Tidak jauh dari lokasi, korban bisa menangkap pelaku dibantu oleh warga yang berdatangan.

Pelaku yang memiliki sejumlah tato di kaki dan tangannya langsung digelandang oleh petugas dari Polsek Prambanan yang mendapatkan laporan dari warga. Wanita berpostur gemuk tersebut kini harus mendekam di Mapolres Sleman untuk proses pemberkasan perkaranya. “Karena tertangkap tidak lama setelah beraksi, barang bukti sepeda motor matik AB 2142 NN langsung bisa diamankan dari tangan tersangka,” papar Are.

Di hadapan penyidik, Puji mengaku aksi perampasan sepeda motor tersebut dilakukan karena terdorong rasa dendam. Pelaku mengaku sebelumnya sempat terlibat keributan dengan pacar dari pemilik sepeda motor tersebut. “Kenal dengan pemilik motor. Dendam karena pernah ribut dengan pacarnya (pemilik motor),” ucapnya. Rencananya, sepeda motor tersebut akan digadaikannya ke seseorang dengan harga Rp1,5 juta.

Uang dari hasil gadai tersebut akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup wanita yang mengaku sudah menikah tersebut. “Mau digadai, uangnya untuk hidup,” katanya. Kini tersangka yang mendekam di tahanan Mapolres Sleman akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan. Ancaman hukuman dari perbuatan tersebut maksimal tujuh tahun penjara.

maha deva

Berita Lainnya...