Edisi 12-05-2017
Belum Rampung, Gejos Sudah Ditarget PAD


GRESIK – Pembangunan Stadion Gelora Joko Samudra (Gejos) memang belum tuntas, tapi hal itu tidak menjadi alasan. Dinas Pemuda dan Olahraga (Diapora) Gresik sebagai pengelola ditarget mampu menyetorkan dana ke pendapatan asli daerah (PAD).

Tidak tanggung-tanggung, Dispora sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola diminta setor sebesar Rp527 juta dalam setahun. Pasalnya, StadionGejostidakhanya lapangan sepak bola, banyak venue yang dapat dikomersialkan. “Kami minta Dispora selaku pengelola Stadion Gejos bisa memberikan sumbangsih kepada PAD. Sebab, fasilitas lain selain lapangan sepak bola sudah dapat dikomersialkan,” ujar Ketua Komisi III DPRD Gresik HM Syafik AM kemarin.

Stadion Gejos merupakan megaproyek yang sudah menyedotAPBDhinggaRp295miliarlebih. Bahkan, sejak tuntas pembangunannya sampai saat ini terus dialokasikan dana. Tahun ini ada dana APBD yang digelontorkan sebesar Rp7,1 miliar. Padahal, stadion yang dibangun di kawasan Bukit Lengis di Kelurahan Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik, itu sampai saat ini belum dipakai untuk pertandingan sepak bola.

Tim sepak bola Gresik, Persegres, masih menggunakan homebase di Stadion Petrokimia Gresik. Syafik AM menyatakan, memang pembangunan total Stadion Gejos belum tuntas, terbukti belum dapat dipakai untuk pertandingan sepak bola. Namun, dari ketersediaan bangunan saat ini harus bisa dimanfaatkan untuk menambah PAD.

“Meski belum tuntas dan perbaikan masih perlu dilakukan di sana-sini, sudah saatnya Stadion Gejos memberi kontribusi ke PAD,” ungkapnya. Dijelaskan, Stadion Gejos memiliki banyak fasilitas yang dapat dikomersialkan. Selain lapangan sepak bola, beberapa bangunan atau ruangan yang sudah bisa disewakan, maka segera dikomersialkan. Tidak perlu menunggu semuanya tuntas.

Nah, sambil jalan akan tetap ada pembangunan untuk menyempurnakannya. Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Gresik Jairuddin mengatakan, kontribusi Stadion Gejos untuk PAD sudah terpikirkan. Sebab, pada tahun ini sejatinya sudah ditarget harus berkontribusi sekitar Rp527 juta. “Kami optimistik mampu memenuhinya. Sebab, dana sebesar itu antaranya dari biaya sewa halaman yang ada di depan dan gedung di lantai atas. Terakhir ini sudah pernah disewa untuk pameran,” ungkap dia.

ashadi ik




Berita Lainnya...