Edisi 12-05-2017
Tiga Hari, Jaring 400 Pelanggar Lalu Lintas


SAMPANG – Tiga hari menggelar Operasi Patuh Semeru 2017, petugas telah mendapatkan sekitar 400 orang pengendara yang melanggar lalu lintas serta yang tidak memiliki dokumen lengkap saat mengemudi di Kabupaten Sampang.

Ratusan pengendara tersebut mendapatkan sanksi berupa tilang. KBO Lantas Polres Sampang Ipda Moh Mohni menyatakan, pelanggaran dalam gelaran Operasi Patuh Semeru 2017 lebih didominasi oleh kendaraan roda dua. Jenis pelanggaran yang dilakukan, seperti tidak menggunakan helm, tidak membawa surat lengkap, seperti SIM dan STNK, serta tidak menyalakan lampu pada siang hari.

“Mereka yang melanggar, kalau kami temukan secara kasatmata akan dikenai sanksi tilang. Jumlah pelanggar sudah mencapai 400 lebih,” ujarnya. Mohni menjelaskan, dalam operasi tersebut, petugas lebih mengedepankan langkah preventif untuk menertibkan pengendara kendaraan bermotor yang melanggar. Hanya saja, untuk sanksi tilang bagi pelanggaran akan dilakukan kalau memang secara kasatmata tampak melanggar lalu lintas.

Prioritas utama dalam operasi lainnya, lebih pada pelaksanaan penindakan terhadap kendaraan yang berpotensi mengalami kecelakaan lalu lintas, seperti mobil barang yang mengangkut orang. Sementara untuk kendaraan roda dua, lebih pada kelengkapan dan surat- surat dari kendaraan yang dipakai. “Hasilnya yang banyak melanggar lebih didominasi oleh kendaraan roda dua.

Semuanya akan ditilang kalau melanggar lalu lintas,” urainya. Mohni menambahkan, dalam operasi yang berlangsung hingga Senin (22/5), pihaknya mengimbau sebaiknya para pengendara dan pengguna jalan untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Efeknya, ke depan meski sedang tidak digelar operasi ataupun razia oleh petugas, para pengendara tetap taat.

“Ke depan setelah operasi, kami berharap pengguna jalan dan pengemudi agar tertib berlalu lintas di jalan,” ungkapnya. Sementara itu, salah satu pengendara sepeda motor yang kena tilang, M Ghufron, asal Kota Sampang mengatakan, tidak tahu pasti kalau ada operasi. Karena saat melintas tidak menggunakan helm, dia mengaku dicegat oleh petugas dan ditilang. “Tidak seperti biasanya, sekarang ada operasi rutin sehingga harus lebih meningkatkan kewaspadaan agar tidak melanggar,” ucapnya.

subairi

Berita Lainnya...