Edisi 12-05-2017
Dinpar DIY Perkuat Pelaku Pariwisata


BANTUL – Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY terus mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) para pelaku pariwisata untuk meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata.

Kekayaan destinasi wisata yang dimiliki diharapkan dapat mendongkrak pergerakan wisata di DIY hingga menembus angka 21 juta wisatawan. Bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona di Pantai Depok, Rabu (10/5) pagi, Dinpar DIY mengajak pelaku pariwisata melakukan aksi bersih pantai. Untuk mendukung aksi itu, sebelumnya dilakukan penyerahan bantuan peralatan kebersihan.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore itu diisi dengan kegiatan diskusi dengan narasumber dari Kemenpar dan Anggota Komisi X DPR. Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta mengatakan, dalam pilar pengembangan kepariwisataan, satu di antaranya ada destinasi. Pengembangan destinasi wisata selain dilakukan dari segi kuantitatif baik itu dengan melakukan pembangunan destinasi baru, juga dilakukan secara kualitatif dengan melakukan revitalisasi destinasi wisata.

“Di DIY banyak mengembangkan destinasi justru oleh komunitas,” kata dia. Dalam pemasaran, menurut Aris, Dinpar DIY memperkenalkan destinasi wisata yang ada, baik di tingkat nasional maupun internasional. Tak kalah penting, untuk mendorong penguatan destinasi wisata yang dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengelola desa wisata, maupun kampung wisata itu oleh Dinpar DIY dilakukan pengembangan kelembagaan dan SDM. “Kita lakukan bimbingan teknis kepada mereka.

Mereka dipahamkan tentang perlunya sadar wisata dan aksi saptapesona sehingga betul-betul wisatawan yang datang akan merasa nyaman,” ungkap dia. Aris menyampaikan, ketika wisatawan yang datang ke Yogyakarta merasa nyaman dan mendapatkan kenangan, mereka diharapkan akan datang kembali ke Yogyakarta. Lebih dari itu, wisatawan itu juga diharapkan menjadi repeater , mengajak teman dan koleganya untuk datang ke Yogyakarta.

Harapan itu tak hanya untuk wisatawan domestik, melainkan juga wisatawan mancanegara. “Pergerakan wisatawan kita targetkan bisa mencapai 21 juta,” tandas dia. Anggota Komisi X DPR Esti Wijayanti menuturkan, Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona itu merupakan bagian program Kemenpar yang didukung Komisi X untuk meraih target kunjungan wisatawan. Pada 2019 kunjungan wisatawan mancanegara ditargetkan 25 juta, sedangkan wisatawan dalam negeri 275 juta.

“Tidak mungkin untuk mendorong wisatawan mancanegara masuk dan semakin bertambah jika hanya mengandalkan promosi,” tutur dia. Dia menyebutkan, kegiatan promosi wisata di anggaran pemerintah pusat sudah dianggarkan cukup besar, namun ketika tidak didukung destinasi wisata dan SDM tentu tidak akan berhasil.

Dia mencontohkan ketika wisatawan melihat destinasi wisata yang didatangi tidak nyaman, aman, tempatnya kotor, bahkan masyarakatnya tidak ramah, tentu akan membuat wisatawan kapok. “Kesadaran ini perlu dibangun untuk seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku wisata apa yang harus mereka siapkan untuk menerima wisatawan baik mancanegara maupun dalam negeri,” pungkas dia.

muji barnugroho

Berita Lainnya...