Edisi 12-05-2017
Pasar Gedawang Jadi Lokasi Mesum


SEMARANG –Kondisi Pasar Gedawang, Kecamatan Banyumanik memprihatinkan. Pasar yang dibangun pengembang perumahan sejak 2006 silam itu mangkrak dan hanya segelintir pedagang yang menempati.

Salah seorang warga bernama Susilo Wibisono mengung - kapkan, mangkrak dan sepinya Pasar Gedawang sering diman - faatkan untuk berbuat mesum. Dia pun menginginkan agar ko - munitas burung bisa berjualan di pasar itu. Sebaiknya Dinas Perdagang - an menggandeng komunitas bu rung untuk menghidupkan Pa sar Gedawang.

“Di wilayah Se marang atas tidak ada pasar bu rung, daripada mangkrak bisa di jadikan pasar burung untuk wi layah atas,” ujar Susilo Wibisono. Berdasarkan pantauan, pu - luhan toko dan kios dibiarkan kosong. Karena lama tidak di - tempati, banyak bangunannya banyak yang sudah mengalami kerusakan. Masuk ke dalam pasar hanya ada segelintir pe - dagang yang tetap berjualan. Mereka rata-rata berjualan ke - butuhan rumah tangga, seperti sayuran, bumbu, dan sembako.

Menurut pedagang yang masih bertahan, mangkraknya pasar tersebut karena lokasinya sulit diakses warga. Meski tidak jauh dari permukiman pendu - duk, jarang sekali warga sekitar memanfaatkan pasar tersebut untuk memenuhi kebutuhan. Warga sekitar lebih memilih ber - belanja di Pasar Rasamala Ba - nyumanik karena lebih komplet meski jaraknya cukup jauh. Salah satu pedagang, Har - fino, mengaku saat ini hanya ada 13 pedagang yang ber jual - an.

“Sejak dibangun dulu me - mang sudah sepi, dan tidak ada perhatian dari pengembang dan akhirnya ditinggalkan pe - dagang,” ucapnya. Karena sepi, warga enggan berbelanja ke Pasar Gedawang. Karena itu, dia dan para pe da - gang lainnya berharap ada geb - rakan dari pemkot supaya Pasar Gedawang ramai seperti pasarpasar lain. “Sekarang Pasar Ge - dawang dikelilingi pe rumahan, jadi sangat pros pek tif jika di - kembangkan,” ucap nya.

Kepala Dinas Perdagangan Fa jar Purwoto menerangkan, Pa sar Gedawang dibangun oleh pi hak swasta tapi kemudian mang krak. Karena itu, Dinas Per dagangan akan mengopti - mal kan Pasar Gedawang yang te - lah lama mangkrak. Beberapa area yang saat ini mangkrak ren - cananya ditempati pedagang burung. “Sudah ada komunitas bu rung love bird yang berminat untuk menempati pasar terse - but, nanti akan kita pikirkan konsepnya sepertiapa,” ucap nya.

Pihaknya juga sudah ta war - kan kepada masyarakat sekitar jika ada yang ingin menempati pasar tersebut bisa mengajukan permohonan ke Dinas Perda - gangan. Namun dengan syarat harus komitmen berjualan. “Di Pasar Gedawang seti - daknya ada 300 lapak dan bisa ditempati siapa saja. Untuk me - lakukan perbaikan, kami akan mengajukan anggaran untuk perbaikan pasar tersebut pada anggaran perubahan,” ungkap Fajar Purwoto.

andik sismanto

Berita Lainnya...