Edisi 12-05-2017
Ratusan Siswa SD Tambakaji Mengungsi


SEMARANG – Sebanyak 278 siswa SDN 03 Tambakaji Ngaliyan Semarang terpaksa mengungsi ke tempat lain lantaran sekolah yang biasa mereka tempati tergusur proyek tol Semarang-Batang.

Sekolah yang terletak di dekat Pe rumnas Beringin itu kemarin sudah dikosongkan. Para guru di bantu petugas proyek mem - bongkar semua isi ruangan un - tuk memindahkan barang-ba - rang sekolah. Kondisi serupa juga dialami siswa TK PGRI 05/90 yang le - taknya berdampingan dengan SDN 03 Tambakaji. Di sekolah TK itu sejumlah guru sibuk mengemas barang-barangnya untuk dipindahkan.

“Mulai besok (hari ini) ke - giatan belajar-mengajar di se - kolah sudah kami hentikan. Se - muanya kami pindahkan di tem pat relokasi yakni di kam - pus PGSD Unnes Tambakaji,” kata Kepala SDN 03 Tambakaji Ngaliyan, Susilowati, kemarin. Ratusan siswanya harus me - ngungsi ke tempat lain sekitar enam bulan sambil menunggu proses pembangunan sekolah baru yang lokasinya tepat di belakang sekolah lama.

Di lokasi itu sudah di siap - kan tanah seluas 4.000 meter per segi untuk pembangunan se kolah yang baru. “Kami ha - rap pembangun annya cepat sele sai agar pro ses belajarme nga jar kembali ber lang - sung nya man,” ujar nya. Susilowati mengaku kere - potan harus pindah lokasi se - kolah. Selain harus memin dah - kan barang yang sangat ba - nyak, psikis anak-anak didik - nya juga menjadi kendala. “Apalagi untuk kelas VI pe - kan depan sudah ujian.

Kami ber harap hal ini tidak meng - ganggu psikis mereka dan tetap bis melaksanakan ujian dengan maksimal,” katanya. Proses relokasi itu sudah berlangsung sepekan ini. Se - lain mengangkut semua ba - rang, per siapan di tempat relo - kasi juga dilakukan. “Namanya tem pat orang, jadi ya tetap kurang nyaman. Tapi sudah kami per baiki de - ngan penge catan ulang, penat - aan, dan sebagai nya agar anakanak bisa betah dan mu dah beradaptasi dengan lingkungan yang baru,” ungkap Su si - lowati.

Project Manager proyek tol sesi IV dan V Fatkhurrozak me - ngatakan pemindahan sarana fasilitas umum dan fasilitas sosial yang ada di lahan tol sam - pai saat ini belum ada perkem - bangan. Dia berharap Pemkot Se - marang dan tim pembe bas an lahan mengebut pemin dah an fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) itu. “Ka mi harap pembebasan lahan se ge ra selesai agar proses penger jaan proyek tidak ter - hambat.

Sampai saat ini fasum dan fasos itu masih berdiri dan berfungsi sehingga kami tidak bisa me ngerjakannya,” kata dia. Disinggung sudah pindah - nya SDN 03 Tambakaji Ngali - yan, Fatkhurrozak mengaku se nang. Dia berharap sekolahse kolah lain yang terdampak juga segera dipindahkan. “Ha rapan nya sekolah lain juga se gera di-kosongkan agar pro yek bisa di garap,” ucapnya.

andika prabowo


Berita Lainnya...