Edisi 12-05-2017
Tersangka Diksar Maut UII Masih Bisa Bertambah


KARANGANYAR – Penyidik Polres Karanganyar terus mengembangkan kasus tewasnya tiga mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) saat mengikuti Diksar bertajuk The Great Camp (TGC) XXXVII di Telogodringo, Desa Gondosuli, Tawangmangu, Januari silam.

Meski enam tersangka baru sudah ditetapkan, penyidik masih membuka peluang adanya tersangka lain. Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak mengatakan, enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka merupakan staf operasional dalam Diksar maut tersebut. Mereka ditetapkan menjadi tersangka karena dengan sengaja melakukan tindakan kekerasan berupa pemukulan, tendangan, dan tindakan kekerasan lain secara berulangulang kepada peserta Diksar.

Penetapan tersangka sudah melaluimekanismeyangbenar, meliputi pemeriksaan saksi, penyiapan dua alat bukti, hingga mekanisme gelar perkara. “Januari lalu kita menetapkan duaorangtersangka, kemudian ditambah enam tersangka lagi yang ditetapkan,” ucapnya. Setelah penetapan enam tersangka baru, kasus itu tidak selesai begitu saja.

Masih ada lagi sejumlah calon tersangka baru yang dibidik. Ada beberapa panitia yang kemungkinan besar bisa menjadi tersangka karena perbuatan mereka diduga melanggar hukum dan perlu ditindak tegas. Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Rahmat Azhari mengatakan untuk menyasar tersangka baru tidak mudah. Saat ini jumlah penyidik terbatas dan sedang berkonsentrasi untuk penetapan tersangka tahap dua. “Kita tidak selesai sampai di sini, tapi jumlah kita terbatas jadi ya tidak bisa langsung,” ujarnya.

arief setiadi

Berita Lainnya...