Edisi 12-05-2017
Nenek Sarti Diyakini Berumur 115 Tahun


PANGANDARAN - Seorang Nenek bernama Sarti, warga Dusun/Desa Pagergunung, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, diyakini telah berumur 115 tahun.

Dia yang lahir pada 1902 ini mengaku menjadi salah satu saksi pembangunan jalur jalan kereta api dari Kota Banjar hingga Kabupaten Pangandaran, tepatnya di Kecamatan Cijulang, saat zaman penjajahan Belanda. “Ketika saya masih gadis, sedang berlangsung pembangunan jalur kereta api arah Banjar ke Cijulang, waktu itu banyak pekerja rodi dari Desa Pagergunung,” kata Sarti.

Saat ditanya umurnya bisa panjang hingga 115 tahun, dia mengaku jarang mengkonsumsi makanan yang mengandung kimia atau makanan instan. “Sehari-hari saya hanya makan hasil masakan bumi seperti dedaunan dan umbi yang direbus,” tambahnya. Selain itu, Sarti menambahkan bahwa dirinya rutin bangun tidur pada pertengahan malam juga menjelang waktu salat Subuh.

“Kalau bangun malam saya selalu salat tahajud dan setelah itu tidur lagi lalu bangun sebelum menjelang waktu Subuh sehingga badan terasa segar,” paparnya. Di tempat terpisah, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Aceng Hasim menjelaskan, berkaitan dengan waktu kelahiran Nenek Sarti, sangat dimungkinkan menjadi saksi pembangunan jalur jalan kereta api.

syamsul ma’arif

Berita Lainnya...