Edisi 12-05-2017
Sarjana Komunikasi Dituntut Kreatif


SUMEDANG - Mahasiswa fakultas ilmu komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung didorong untuk lebih kreatif di era digital. Direktur iNews TV Wijaya Kusuma mengatakan, kreativitas adalah modal terbesar bagi sarjana komunikasi untuk mampu bersaing, khususnya persaingan di dunia kerja mendatang.

“Di masa yang akan datang, media baru akan lebih mendominasi ketimbang media televisi. Bahkan mungkin, media pertelevisian akan terbelakang,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam seminar yang digagas Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI) Unpad di aula Pascasarjana Kampus Fikom Unpad Jatinangor, Sumedang, kemarin. Maka dari itu, kata dia, kreativitas sangat diperlukan di dunia pertelevisian di masa yang akan datang.

“Media televisi suatu waktu bisa tergantikan dengan media baru. Tapi media televisi juga bisa lebih berkembang lagi dengan kreativitas para pelakunya. Ini tentunya menjadi tantangan sekaligus peluang bagi lulusan ilmu komunikasi untuk dapat berperan di dalamnya. Karena itu, sedari sekarang penting sekali untuk terus mengasah kreativitas,” tuturnya.

Senada, anggota KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) dan Guru Besar FISIP Unpad Obsatar Sinaga juga menekankan pentingnya kreativitias dalam menghadapi era ditigal mendatang. “Seiring era digital sekarang ini dunia komunikasi di Indonesia pun berubah. Hal ini menjadi tantangan bagi sarjana komunikasi untuk mampu bersaing dan eksis di masa yang akan datang,” sebutnya.

Salah seorang peserta seminar dari Fakultas Ilmu Komunikasi 2016, Dedi Irawan, 19, mengaku, seminar dengan tema "Meneropong Masa Depan Profesi Komunikasi Indonesia" yang diikutinya tersebut membuka wawasannya akan perkembangan di masa yang akan datang. “Kami jadi lebih tahu keadaan saat ini dan bisa menggambarkan ketatnya persaingan di masa akan datang.

Intinya kami jadi lebih tahu apa pekerjaan- pekerjaan di era digital nanti, tentunya seminar ini membuka wawasan kami dan menjadi bekal dalam menghadapi persaingan di dunia pekerjaan di masa yang akan datang,” ucapnya. Selain itu, kata dia, dengan mengikuti seminar ini, sebagai mahasiswa ilmu komunikasi dirinya dituntut bukan hanya pintar secara teori tapi harus cakap dalam menggali informasi terbaru seputar dunia komunikasi yang saat ini digelutinya.

“Tadi juga Direktur iNews TV Wijaya Kusuma yang menjadi narasumber juga memberikan wawasan baru seputar perkembangan media pertelevisian sekaligus memberikan pesan yang sangat bermanfaat bagi kami, dimana kami dituntut untuk mulai mengasah kreativitas kami di dunia komunikasi,” sebutnya.

Yang saya dapat juga, sebagai jurusan ilmu komunikasi, bukan hanya pintar dari sisi teori tapi juga harus cakap dalam berorganisasi, khususnya di era digital seperti sekarang ini. Sementara itu, penanggungjawab seminar Fadly mengatakan, kegiatan ini diharapkan mengubah paradigma calon sarjana komunikasi, khususnya Fikom Unpad.

“Kami berharap, seminar ini dapat mengubah paradigma calon sarjana Fikom Unpad. Sebab tantangan di masa akan datang tentunya akan sangat berat,” ujarnya. Apalagi, kata dia, pemerintah pusat saat ini sudah mulai menerapkan sertifikasi komunikasi. “Dan tentunya, penerapan sertifikasi komunikasi oleh pemerintah itu jadi tantangan bagi kami. Di satu sisi itu menjadi standar jelas bagi sarjana komunikasi,” katanya.

aam aminullah

Berita Lainnya...