Edisi 19-05-2017
Pusat Perbelanjaan Terbakar, Kerugian Rp5 M


JAKARTA – Pusat perbelanjaan Ramayana di Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terbakar pada pukul 04.40 WIB kemarin.

Tidak ada korban jiwa. Sementara kerugian materi ditaksir mencapai miliaran rupiah. Kepala Sektor Pemadam Kebakaran Pasar Minggu Mochamad Arief mengatakan, dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek listrik. Itu terlihat dari pola kebakaran yang terjadi. “Api berasal dari plafon atas. Jadi, kemungkinan besar karena korsleting listrik,” ujarnya, kemarin.

Pemadaman api di pusat perbelanjaan ini tergolong cukup sulit dan berisiko bagi petugas karena tidak ada ventilasi dalam gedung. “Ini gedung lama, tidak ada ventilasi. Jadi, sangat berbahaya karena petugas bisa menjadi korban. Alhamdulillah seluruh petugas aman menjalankan tugas,” ucapnya. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB.

Setelah api padam, petugas melakukan proses pendinginan untuk menghilangkan hawa panas dalam gedung. “Kami masih menutup lokasi untuk memastikan api tidak kembali berkobar,” kata Arief. Berdasarkan keterangan pengelola Ramayana yang enggan disebutkan namanya, kerugian kebakaran ditaksir mencapai Rp5 miliar.

Kerugiannya karena barang dagangan dan perabot dalam bangunan banyak yang terbakar. Akibat kebakaran ini, Jalan Raya Ragunan dari arah Ragunan menuju Pasar Minggu ditutup sementara untuk memudahkan proses pemadaman. Kasubbag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Purwanta mengatakan, penutupan dilakukan di sekitar Kantor Kelurahan Pasar Minggu mengarah ke traffic light Pasar Minggu.

“Petugas sudah disiagakan di lapangan untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas sekaligus mengurai kepadatan,” tuturnya. Arus lalu lintas di Jalan Raya Ragunantampakmacet, khususnya dari arah Ragunan ke Jalan Raya Pasar Minggu. Kemacetan terjadi sejak depan GOR Pasar Minggu hingga depan Kantor Kelurahan Pasar Minggu.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Holden Sirait menuturkan, polisi terus berkoordinasi untuk menyelidiki kasus kebakaran Ramayana dengan pihak terkait, termasuk pengelola Ramayana. Pengelola akan dimintai keterangan mengenai prosedur perawatan gedung. Polisi juga masih memeriksa saksi-saksi.

helmi syarif/sindonews


Berita Lainnya...