Edisi 19-05-2017
Tabrakan Beruntun 4 Tewas, 27 Terluka


PURWAKARTA – Empat orang tewas dan 27 lainnya terluka dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di jalan tol Cipularang KM 91+600 arah Jakarta, tadi malam. Kecelakaan beruntun ini melibatkan 10 kendaraan.

Peristiwa yang mengakibatkan 4 orang tewas, 1 luka berat, dan 27 lainnya mengalami luka ringan itu terjadi sekitar pukul 20.30WIB. Korban selamat dalam kecelakaan lalu lintas langsung dilarikan ke Rumah Sakit HM Thamrin dan RS Siloam Purwakarta. Korban terdiri atas orang dewasa dan anak-anak.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, korban tabrakan beruntun langsung dievakuasi ke dua rumah sakit. Total 31 orang, 4 meninggal dunia, 1 luka berat, dan 26 orang luka ringan. “10 korban pria dan sisanya perempuan. Selain itu ada anakanak,” ujarnya. Dia menyebutkan, kecelakaan beruntun ini bermula dari truk kontainer yang menabrak bus pariwisata Rencana Jaya di Km 91+400 sekitar pukul 19.52.

Tabrakan tersebut membuat kontainer mengalami korsleting aki yang membuatnya terbakar. Dua mobil pemadam kebakaran Kabupaten Purwakarta berhasil menanggulangi kebakaran. Tidak ada korban dalam insiden pertama ini. Namun, kata dia, di antara kemacetan akibat tabrakan pertama, terjadi kecelakaan susulan yang melibatkan sedikitnya 8 kendaraan.

Berdasarkan keterangan dari PT Jasa Marga, mobil-mobil yang terlibat kecelakaan beruntun pun sempat menutup jalur tol ke arah Jakarta. Di antara mobilmobil yang terlibat kecelakaan ini dipastikan pula terdapat satu unit kendaraan travel, Citi Trans. “Sedikitnya 10 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut itu, di antaranya jenis truk kontainer, mobil boks, bus pariwisata, bus travel, dan kendaraan pribadi jenis sedan dan minibus. Sebagian kendaraan ringsek tidak berbentuk.

Terutama kendaraan pribadi,” tuturnya. Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat menegaskan, peristiwa tabrakan beruntun di tol Cipularang Km 91+400 itu mengakibatkan 4 meninggal dunia dan 27 lainnya terluka. Saat ini pendataan korban masih terus dilakukan. Namun, berdasarkan data sementara seluruh korban terdiri atas 13 pria dan 18 wanita.

Seluruh korban dievakuasi ke RS MH Thamrin dan RS Siloam. “Ada 25 korban yang dibawa ke RS MH Thamrin dengan rincian 4 tewas, 1 luka berat, dan 20 luka ringan, sedangkan di RS Siloam, ada 6 orang luka ringan. Rincian di RS MH Thamrin yaitu 10 pria dan 15 wanita, di RS Siloam ada tiga pria dan tiga wanita,” kata Hany. Data korban tewas ialah Jordan Juan Azriel, 16; Tiwi Handiani, 21; Nurbaeti Simanjuntak, 31; dan Encup Supriatna, 36.

Korban tewas merupakan penumpang kendaraan pribadi yang ringsek dihantam truk kontainer. Dia menyebutkan, kecelakaan beruntun ini terjadi sekitar setengah jam dari insiden pertama. Peristiwa kedua ini yang mengakibatkan banyak korban.

Beberapa penumpang bahkan terjebak di dalam kendaraan yang ringsek setelah tabrakan beruntun sehingga menyulitkan petugas melakukan proses evakuasi. “Sampai pukul 21.30 WIB proses evakuasi korban masih dilakukan. Ada korban tewas dan korban yang di antaranya anak-anak juga terjebak dalam insiden ini,” ujarnya.

Macet Total

Untuk kondisi lalu lintas, Deputy General Manager Traffic Management PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, Andre Koestiwan, mengungkapkan, sekitar pukul 22.00 WIB kemacetan sudah mulai terurai. Pasalnya, lajur cepat sudah berhasil dibuka dari deretan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

“Sudah bisa gerak,” katanya. Sebelumnya, lajur-lajur jalan tol tersebut sempat tertutup kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun. Kondisi itu pun menimbulkan antrean kendaraan yang mencapai 7 kilometer. Meski demikian, dalam penanganan kemacetan, petugas di lapangan tidak menerapkan sistem contraflow.

didin jalaludin

Berita Lainnya...