Edisi 19-05-2017
Demonstrasi di Pelabuhan Bakal Ditindak


JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menindak upaya-upaya yang bisa mengganggu kegiatan ekonomi di objek vital seperti pelabuhan.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran dengan Nomor UM.003/38/- 19/DJPL-17 tertanggal 15 Mei 2017 tentang Peningkatan Pengawasan dan Penjagaan dalam Rangka Pengamanan Objek Vital Nasional di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan A Tonny Budiono menjelaskan, hal itu merupakan sikap preventif pemerintah menghadapi ancaman dan gangguan objek vital.

“Sikap ini diambil setelah melihat insiden sekelompok orang yang melakukan demonstrasi atau unjuk rasa di objek vital nasional yang terjadi beberapa waktu yang lalu,” jelas Tony di Jakarta kemarin. Surat edaran ini ditujukan kepada seluruh Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama, Kepala Kantor Kesyahbandaran, Otoritas Pelabuhan, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan, serta Kepala Kantor Pelabuhan Batam.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga telah meminta jajarannya menjaga dan mengamankan objek vital dari kegiatan unjuk rasa di lingkungan Kementerian Perhubungan serta berkoordinasi dengan TNI maupun Polri. Kementerian Perhubungan secara tegas meminta jajarannya untuk mengantisipasi dan tidak memberikan izin kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di dalam pelabuhan guna menjaga keberlangsungan kegiatan di pelabuhan.

Selama dua tahun terakhir, Pelabuhan Priok sering mengalami kekacauan akibat demonstrasi yang dilakukan SP Jakarta International ContainerTerminal( JICT). Pada 6April 2017, SP JICT menggelar demonstrasi anarkis dengan menyegel Kantor Direksi JICT dan ancaman terhadap ekspatriat. SP JICT pada 2 dan 3 Mei kembali demo dan mengancam melakukanmogokkerjapada 15- 20 Mei.

Aksi demo ini dilakukan setelah direksi JICT menolak tuntutan SP untuk menaikkan kesejahteraan sebesar USD6,9 juta atau lebih dari Rp100 miliar seperti tercantum dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 2016-2018 yang disodorkan SP kepada manajemenJICT.

rahmat baihaqi/ okezone



Berita Lainnya...