Edisi 19-05-2017
Jadikan Internet Sebagai Alat Marketing Utama


Setiap CEO selalu memiliki pendekatan yang berbeda dalam mengembangkan perusahaannya. Jean-Frederic Durfour yang dipercaya menjadi CEO Rolex sejak 2014 fokus pada penguatan marketing dengan mengandalkan internet.

Itu dilakukan karena dia menganggap brand Rolex sudah sangat kuat. Sebelum bergabung dengan Rolex, Durfour dikenal sebagai pemimpin LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton SAs Zenith. Pria asli Jenewa itu mengutamakan pertumbuhan perusahaan karena pengalamannya di Zenith. Bergabungnya Durfour ke Rolex sebenarnya menjadi hal yang sangat penting dalam dunia industri jam di dunia.

Pasalnya, Rolex bukan hanya dikenal di Swiss, juga di dunia. Durfour dikenal memang pengalaman luas di bidang penjualan. Dia pernah bekerja di bank Swiss yang ditempatkan di Hong Kong pada awal kariernya. Namun, dia memilih pindah ke industri jam. “Saya memulai karier di dunia penjualan dan kemudian pindah ke produksi. Namun, saya belajar tentang perencanaan produksi, penjualan, marketing, dan pengembangan produk,” tuturnya.

Seluruh hidup Durfour didedikasikan untuk menghasilkan jam yang indah. Bagi Durfour, orang yang melihat jam harus memiliki perasaan senang. “Untuk itu, dalam memproduksi jam harus memasukkan emosi sehingga orang yang membeli juga akan senang,” ungkapnya. Dalam kepemimpinannya, Durfour mengutamakan marketing sebagai sendi utama yang dibangun.

Dia yakin dirinya sangat ahli dalam bidang produk. Dia juga fokus dalam marketing dengan pendekatan internet. “Dengan internet, kalian bisa langsung berhubungan dengan orang lain. Dalam internet, hal paling utama adalah informasi,” ujarnya kepada Time and Tide Watches . Banyak orang yang ingin membeli jam akan mencari informasi di internet.

Mereka akan melihat kualitas dan sejarah jam yang hendak dibelinya. “Ketika kita hadir di internet, kita hadir dengan banyak informasi. Kita juga memiliki respons yang bagus,” ujarnya. Dia menganggap internet sebagaimedia marketing masa depan. Apa yang dilakukan Durfour sangat berbeda dengan CEO sebelumnya, Gian Ricardo Marini.

Sebelumnya Marini justru fokus memperkuat brand Rolex dengan dunia olahraga, terutama berlayar dan golf. Dia juga menciptakan banyak produk edisi khusus Rolex khusus untuk olahraga tersebut. Selain penguatan brand di bidang olahraga, marketing Rolex juga terus memperluas Rolex sebagai brand barang mewah yang solid di dunia.

“Rolex merupakan objek semangat dan kemewahan. Rolex juga investasi personal yang penting,” ungkap Marini, dilansir Rolex Encyclopedie. Rolex juga kerap mensponsori berbagai kegiatan olahraga. Banyak atlet terkenal dunia yang juga menggunakan Rolex, seperti Tiger Woods, Phil Mickelson, Roger Federer, Lindsey Vonn.

Ketika belum banyak brand jam tangan dan produk lain mendukung olahraga berlayar, Rolex menjadi garda depan. “Rolex telah hadir di kompetisi laut sejak 1926,” ungkapnya kepada Yacht Online. Kenapa harus berlayar dan laut? Marini mengatakan, olahraga berlayar menunjukkannya adalah kekuatan tim, teknologi tanpa batas, ketegasan, pertahanan, dan menunjukkan pria yang protagonis. Forbes memprediksi nilai brand Rolex mencapai USD8,8 miliar.

andika hendra m