Edisi 19-05-2017
Angelique Kerber Mulai Pesimistis


ROMA– Angelique Kerber terus menuai hasil kurang memuaskan jelang Prancis Terbuka 2017. Petenis nomor satu dunia ini kembali menelan kekalahan saat takluk dari Anett Kontaveit (Estonia) pada babak kedua Roma Masters.

Penampilan inkonsistensi ini memang menjadi tanda-tanda Kerber tidak akan bisa berbicara banyak saat bermain di Roland Garros, Senin (29/5). Cedera kaki yang dialaminya saat tersingkir di Madrid Masters, pekan lalu, menjadi penyebabnya. Ketika itu dia tersingkir setelah menyerah saat menghadapi Eugenie Bouchard.

Kekalahan ini sebenarnya membuat Kerber memiliki waktu cukup untuk mengembalikan kebugarannya sebelumnya ke Paris. Namun, hasil kurang memuaskan di empat turnamen lapangan tanah liat tetap saja membuktikan petenis berusia 29 tahun ini diprediksi kesulitan merebut gelar ketiga di ajang grand slam nanti. ”Ini bukan waktu termudah bagi saya.

Saya harus mencari solusi sekarang. Saya pikir gerakan saya ini bukan yang terbaik, terutama di lapangan tanah liat,” kata Kerber, dilansir dw.com. ”Kaki saya selalu penting untuk permainan saya, tapi saya tidak merasa begitu baik di lapangan tanah liat. Saya akan kembali ke rumah dan berpikir apa yang bisa saya lakukan untuk bermain di Paris.

Ini adalah tujuan besar berikutnya,” ujarnya. Meski begitu, Kerber tetap percaya diri bisa bermain dengan baik di Roland Garros. Menurut Kerber, cedera yang dialaminya di Madrid tidak terlalu parah. Dia membuktikannya tetap bermain di Roma, meski hasilnya kurang memuaskan. Capaian itu sudah cukup memberikannya persiapan sebelum terbang ke Paris.

Namun, Kerber dinilai akan sulit menjadi pesaing merebut gelar grand slam ini. Selain memiliki modal yang kurang bagus, dia memiliki trek rekor yang buruk selama tampil di Prancis Terbuka. Tercatat, dia tak mampu mencapai perempat final di empat edisi terakhir, termasuk tersingkir pada babak pertama tahun lalu. Kondisi itu menjadi keraguan dirinya bisa berbicara banyak di ajang grand slam tanah liat tersebut.

”Semua orang tahu saya bukan spesialis lapangan tanah liat. Saya juga tidak bermain bagus dalam beberapa minggu ini. Tapi saya akan bekerja keras dan berusaha berlatih memperbaiki gerakan, terutama pergerakan di lapangan tanah liat karena belum 100%. Saya merasa tidak bagus di permukaan ini,” ujarnya.

Kerber akan memanfaatkan waktu untuk mengembalikan kepercayaan dirinya sebelum mengikuti Prancis Terbuka mulai pekan depan. Dia mengakui masih membutuhkan satu pertandingan yang bagus untuk membicarakan peluangnya menjadi juara. Kerber pun akan membicarakan masalah ini dengan pelatihnya, Torban Beltz, terlebih dahulu.

raikhul amar