Edisi 19-05-2017
Manajemen Masih Percaya Teco


JAKARTA–Stefano ’Teco’ Cugurra terus mendapat tekanan untuk dicopot dari posisi pelatih Persija Jakarta. Lima laga tanpa kemenangan membuat posisi Teco tidak aman.

Hanya ampu meraup lima angka dari enam pertandingan yang sudah dijalani membuat Persija tercecer di urutan 15 klasemen sementara Liga 1 2017, hanya ada satu tingkat di atas zona degradasi. Berbagai nama seperti Rahmad ’RD’ Darmawan pun dimunculkan sebagai suksesor Teco.

Meski begitu, nakhoda asal Brasil itu masih mendapat kepercayaan penuh dari manajemen klub kebanggaan The Jakmaniatersebut. Setidaknya pelatih bernama lengkap Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues itu diberikan target kembali mengantar Persija meraih kemenangan di dua laga ke depan saat menjamu Bali United, Minggu (21/5), atau saat bertandang ke Perseru Serui sepekan kemudian. ”Belum ada (calon pengganti Teco).

Saya selalu berpikir positif. Saya berharap kami mau pisah pada akhir sebuah tahapan. Tahapan saya setelah lawan Perseru. Tahapan kedua saat putaran pertama berakhir selanjutnya pada akhir musim. Saya berharap sesuai tahapan itu. Karena apa? Kalau saya berhenti sekarang, tidak akan menyelesaikan masalah. Sulit,” ungkap CEO Persija Gede Widiade.

Sebetulnya Teco hampir memenuhi target manajemen Persija lebih cepat dari target yang diberikan. Saat menjamu Mitra Kukar di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (14/5), Macan Kemayoran unggul lebih dulu lewat Bruno Lopes. Sayang, kemenangan yang ada di depan mata sirna, ketika eks gelandang Liverpool Mohamed Sissoko membuat skor imbang 1-1 pada menit akhir.

Meski dalam kondisi tidak mengenakkan, manajemen Persija masih sangat yakin jika tim asal ibu kota ini akan segera bangkit dari situasi sulit ini. Manajemen Persija terus berusaha menjaga motivasi para punggawa tim. ”Memang tiga pekan ini kami mengalami keterpurukan, kalah berturut-turut, tentunya harus ada evaluasi.

Pihak manajemen juga sudah mengevaluasinya,” kata Asisten Manajer Persija Kolonel PNB Ardhi Tjahjoko. ”Kalau mental pemain pasti down, apalagi tiga kali kalah berturut-turut. Namun, itu karena faktor keberuntungannya saja bukan di kami. Saya harap turunnya itu (mental pemain) tidak berlarut-larut. Yang sudah terjadi ya sudah, kami menatap lagi ke depan,” ucapnya.

decky irawan Jasri