Edisi 19-05-2017
Simone Inzaghi: Lazio Hanya Tak Beruntung


ROMA –Kekecewaan terlintas di wajah Pelatih Lazio Simone Inzaghi setelah armadanya menyerah 0-2 dari Juventus pada final Coppa Italia dini hari kemarin.

Padahal, I Biancocelesti tampil di kandangnya sendiri, Stadio Olimpico, Roma. Adik kandung mantan striker AC Milan dan Juventus Filippo Inzaghi itu merasa timnya hanya kurang beruntung dengan berbagai cedera dan insiden pada final tersebut.

Pada awal laga Lazio merasa dirugikan dengan keputusan wasit yang dianggap tidak melihat handball Andrea Barzagli setelah Keita Balde Diao coba melakukan tendangan spekulasi ke gawang Juventus saat laga masih berdurasi enam menit. “Kami membicarakan finalis Liga Champions. Namun, malam ini mereka melawan Lazio yang tak beruntung. Pada babak pertama ada handball dan itu bisa saja mengubah permainan.

Hasil akhir ditentukan oleh beberapa insiden dan kali ini insiden tersebut tak berpihak kepada kami,” ungkap Inzaghi kepadaRai Sport. Bukan hanya kejadian tersebut, Lazio juga menderita masalah cedera pemain. Inzaghi terpaksa harus menggantikan Marco Parolo dan Stefan de Vrij yang dibebat cedera.

“Parolo ingin main lebih banyak dan dia berusaha sampai akhir, tapi tak tercapai. Kami mengalami dua pemain cedera di Florence, Sabtu lalu, dan kali ini lebih banyak. Jadi kami tak beruntung,” papar pelatih 41 tahun itu. “Pasukan saya melakukan usaha yang luar biasa musim ini dan malam ini mereka menampilkan performa yang bagus.

Ini malam yang emosional, kami harus berterima kasih kepada para fans dan dengan sedikit keberuntungan lagi, semuanya akan berubah. Para pemain saya melewati musim hebat,” ujarnya. Sementara itu, pilar Lazio Senad Lulic merasa timnya tak perlu malu dengan kekalahan ini.

Sebab, mereka sudah melakukan yang terbaik. “Memang ada rasa kekecewaan. Kami kalah pada final. Namun, Anda bisa belajar dari situasi ini dan kami meninggalkan kekalahan ini dengan kepala tegak,” katanya.

abdul haris