Edisi 19-05-2017
Sumpah Ezra


JAKARTA–Striker tim nasional Indonesia U-22 Ezra Walian resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI). Kepastian itu didapat setelah striker kelahiran Amsterdam, Belanda, 19 tahun silam, itu selesai menjalani proses pengambilan sumpah di Kantor Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Jakarta, kemarin.

Dalam proses pengambilan sumpah tersebut, Ezra tidak sendirian. Selain dilakukan bersama warga negara lain yang bersedia menjadi WNI, dalam proses tersebut ikut juga diambil sumpahnya adalah Glenn Walian yang merupakan ayah Ezra. Turut hadir beberapa perwakilan PSSI, seperti Deputy Sekjen Fanny Irawan dan Direktur Transfer Alih Status Marco Paulo Garcia.

”Ini hari yang besar bagi saya. Rasanya begitu senang bisa benar-benar menjadi warga negara Indonesia. Saya segera bergabung dengan timnas Indonesia. Saya akan ikut ke Bali untuk ikut pemusatan latihan dan bertekad membawa Indonesia menjadi juara di SEA Games. Saya akan mencetak banyak gol dan membawa prestasi itu kembali ke Indonesia,” ungkap Ezra setelah diambil sumpah. Meski baru resmi disumpah menjadi WNI, Ezra sudah mencatatkan caps-nya bersama timnas U-22 di bawah asuhan Luis Milla.

Penyerang yang kontraknya habis akhir musim ini bersama Jong Ajax turut bermain saat timnas U-22 saat dikandaskan Myanmar 1-3 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Maret lalu. Meski harus mendapatkan kekalahan pada debutnya berseragam kebanggaan Indonesia, performa Ezra dinilai cukup menjanjikan.

Padahal saat itu Ezra baru bergabung dan belum terlalu banyak mengenal skema Milla dan juga karakter permainan rekan-rekan satu timnya di skuad Garuda Muda. Ezra dinaturalisasi sebagai bagian proyeksi untuk timnas U- 22 yang akan tampil di SEA Games 2017 di Malaysia, Agustus mendatang. Dia juga akan turut tampil saat skuad Garuda Muda tampil pada Pra-Piala Asia U-23 2018 dan Asian Games tahun depan.

PSSI menargetkan timnas U-22 bisa meraih medali emas SEA Games 2017 dan minimal menembus empat besar di Asian Games 2018. Ezra dipastikan mengikuti pelatihan nasional (pelatnas) lanjutan timnas U-22 Indonesia di Bali akhir bulan ini. Tidak hanya menjalani sesi pelatnas di Pulau Dewata tersebut nanti skuad Garuda Muda dijadwalkan akan menggelar laga uji coba.

Salah satu lawan uji tanding untuk timnas U-22 adalah klub kontestan Liga 1, Bali United. ”Kami akan berada di Bali dari tanggal 22-28 (Mei), tapi tentu masih bisa berubah karena bentrok dengan puasa. Kami akan menggelar dua uji coba, yakni pada 25 Mei melawan tim luar dan pada 27 Mei melawan Bali United,” tutur Asisten Pelatih Timnas U-22 Bima Sakti.

Dari kabar yang berembus, dua tim luar negeri dibidik untuk jadi lawan tanding tim Garuda Muda. Kedua tim tersebut adalah Espanyol B atau Yokohama F Marinos. Akan tetapi, PSSI juga sudah memastikan timnas U-22 akan melakoni dua agenda pertandingan uji coba saat memasuki periode Juni mendatang.

Diawali dengan menjajal Kamboja di Phnom Penh, pada 8 Juni nanti, yang kedua akan menjamu Puerto Riko, lima hari berselang setelah lawatan ke Kamboja. Pada dua pertandingan tersebut Milla direncanakan akan memanggil setidaknya lima pemain senior, selain memainkan para pemain asuhannya yang selama ini ditempa.

decky irawan jasri