Edisi 19-05-2017
Inspirasi Kecantikan Dewi Yunani


RUMAH mode Chanel menghadirkan fashion show koleksi Cruise 2018 dengan tema The Modernity of Antiquity. Dalam peragaaan busana ini, Karl Lagerfeld, Direktur Kreatif Chanel, tidak hanya menampilkan koleksi busana terbaru namun juga make up dan tata rambut yang terinspirasi dari para Dewi Yunani.

Di tahun-tahun sebelumnya biasanya Lagerferld memilih memamerkan koleksi Cruise di negara yang memiliki daya tarik spesial, seperti Kuba dan Seoul, serta mengambil inspirasi dari kebudayaan lokal negara-negara tersebut. Namun tahun ini Lagerfeld kembali ke rumah asalnya Paris, namun dengan mengususng kebudayaan Yunani.

“Saya melihat Yunani sebagai asal keindahan dan budaya,” ujar Lagerferld seperti yang dilansir dari vogue.co.uk Di Paris, Lagerfeld menampilkan koleksi Cruise 2018 di Grand Palais, lokasi yang biasa digunakan untuk fashion show koleksi ready to wear . Selama tiga hari, Lagerfeld dan timnya mengubah Grand Palais menjadi pilar-pilar dan reruntuhan kuno zaman Yunani.

Reruntuhan serupa kuil Poseidon dengan pilarpilar tua, pohon zaitun dengan batuan yang menyebar di sekitarnya menyemarakkan laju para model pada momen istimewa tersebut. Hal ini selaras dengan tema koleksi terbarunya yang terinspirasi dari kecantikan Dewi Yunani. “Kriteria kecantikan kuno, klasik berasal dari Yunani.

Tidak pernah ada representasi perempuan yang lebih cantik. Keseluruhan Renaisans sebenarnya didasarkan pada zaman dulu. Ini benar-benar tentang kaum muda di masa itu dengan segala kekuatan dan ketidakpastiannya,” ujar Lagerfeld sebelum show . Sejumlah tampilan busana pun tampil elegan dan klasik berkat inspirasi yang datang dari kecantikan para Dewi Yunani.

Walau terkesan kuno, namun sejumlah busana tampil memukau. Misalnya gaun panjang dengan wujud one shoulder maupun drappery di area atas serupa chiton atau pakaian yang banyak dikenakan penduduk Yunani dulu. Riasan bertema Dewi Yunani menghiasi busana serta make up dan tatanan rambut para model.

Make up artist Tom Pecheux tampak membiarkan kulit para model terlihat berkilau alami. Sebelum mengaplikasikan make up untuk para model, Pecheux menerapkan Hydra Beauty Micro Gel Yeux dan La Solution 10 de Chanel. Hal ini dilaukan Pecheux untuk mendapatkan kilau wajah yang sehat dan alami. Semnentara untuk dasar make up Pecheux menerapkan Les Beiges Helathy Glow Fluid Foundation dan Eclat Lumiere Correcteur Perfection di wajah para model.

Menurutnya kedua produk ini dapat mengkoreksi warna kulit wajah yang tidak merata dan membuat kulit wajah terlihat flawless . “Untuk bagian alis saya hanya menebalkan sedikit dengan menggunakan Le Gel Sourcils dari Eyes Collection 2017,”sebut Pecheux. Pecheux menjelaskan pada dasarnya tema riasan wajah untuk koleksi Chanel kali ini mengusung tema cat-eye dengan garis panjang dan tajam.

Selain itu permainan eyeliner di bagian upper dan lower lashline juga jadi salah satu caranya agar mata para model makin terlihat tegas. Menurutnya pulasan eyelin er seperti ini mencerminkan kecantikan gadis Mediterania. “Saya mengguankan eyeliner dari Stylo Yeux Waterproof Noir Intense N°88.

Untuk pulasan eyeshadow saya menggunakan warna-warna nude dari Ombre Premiere dari warna Noir Satin N°26 dan Sable N°28. Sementara itu untuk memperlentik bulu mata saya menggunakan Le Volume de Chanel Noir N°10,”sebut Pecheux. Sementara untuk pilihan lipstick, warna nude dan soft coral men jadi pilihan Pecheux untuk menampilkan kesan natural.

Dia menggunakan lipstik Rouge Coco Michèle N°468 dengan intensitas warna yang lembut. “Untuk memberikan kesan rona alami pada pipi para model saya menggunakan Les Beiges Healthy Glow Luminous Colour Light,”tambah Pecheux. Untuk tema rambut, hairstylist Sam McKnight memakaikan hairpieces dengan aksen berbeda-beda seperti bunga atau kepangan dengan warna emas atau silver kepada para model.

McKnight juga menggunakan pita hitam halus di bagian belakang dan membiarkannya menggantung longgar dan rendah. Model rambut yang diikat atau dikepang setengah juga dipilih untuk memberi kesan Dewi Yunani yang effortlessly elegant. “Untuk model yang berambut pendek saya menata rambut mereka dengan gaya acak bergelombang kemudian saya hiasi dengan bando bunga,”tutup McKnight.

dwi nur ratnaningsih