Edisi 19-05-2017
Kerja Sama dengan Petani Kopi Lampung


PT Nestle Indonesia bersama dengan Pemerintah Provinsi Lampung menandatangani nota kesepahaman sebagai bentuk komitmen Nescafe untuk membudidayakan kopi Lampung.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Debora Rukmawati Tjandrakusuma selaku Legal & Corporate Affairs Director PT Nestle Indonesia dengan Gubernur Provinsi Lampung yang diwakili oleh Desi Romas selaku Kadis Peternakan dan Perkebunan Provinsi Lampung. Komitmen penggunaan biji kopi Lampung merupakan keinginan Nescafe untuk memberikan pengalaman kopi terbaik.

“Untuk memberikan kopi dengan kualitas terbaik, kami siap memberikan bantuan teknis dan finansial kepada petani kopi,” ujar Debora Rukmawati saat sambutan pembukaan acara. Desi Romas menuturkan bahwa Lampung berpotensi menjadi pasar kopi terbesar di Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa Lampung memiliki 160.000 hektare (ha) dari 1,24 juta ha ladang kopi di Indonesia. Komoditas kopi di Lampung mampu menghasilkan 135.000 ton setiap tahunnya dan menjadi sumber penghidupan bagi 147.000 kartu keluarga petani. Acara tersebut menjadi tanda diresmikannya logo Siger Lampung, mahkota khas Lampung, di setiap kemasan Nescafe Classic.

“Kebanggaan bagi kami untuk menggunakan 100% biji kopi robusta Lampung. Kamu juga berharap logo Siger ini semakin memperkuat komitmen Nescafe dengan pemerintahan Lampung,” papar Indrasena Patmawidjaja, Business Executive Officer Coffee PT Nestle Indonesia.

Nestle memberikan dukungan kebun kopi percontohan seluas 1 ha di Kabupaten Tanggamus. “Kebun kopi ini dirancang dengan memperhatikan berbagai aspek yang memengaruhi kualitas kopi agar produksinya bisa berkelanjutan.

gen sindo