Edisi 19-05-2017
Racik Makanan Sehat Saat Puasa dengan Philips


PHILIPS Indonesia, bagian dari Royal Philips, mengeluarkan produk peralatan dapur untuk membantu ibu di rumah menyiapkan makanan sehat saat menjalani ibadah puasa saat Ramadan.

Kehadiran perangkat canggih ini merupakan bentuk dukungan Philips untuk meningkatkan gaya hidup sehat dengan menjaga kesehatan mulai dari rumah. Mengetahui dan memahami kebutuhan gizi tubuh dapat membantu kita menerapkan gaya hidup sehat, termasuk pada saat berpuasa.

Survei yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Balitbangkes Kemenkes) menyebutkan, menu makan saat puasa sebaiknya tetap mengikuti prinsip seimbang dan beraneka ragam, terdiri atas 50% karbohidrat, 25% lemak, dan 15% protein dari total kebutuhan energi, vitamin, dan mineral sesuai kebutuhan setiap orang.

Seemntara porsi makan sahur yang dianjurkan adalah 1/3 dari kebutuhan kalori sehari dan tidak terlalu kenyang. Yongky Sentosa, Head of Personal Health Philips Indonesia menuturkan, untuk dapat menjaga keseimbangan asupan makanan yang sehat tentu bukanlah hal yang mudah pada zaman sekarang.

Philips mengerti kebutuhan masyarakat saat ini yang cenderung memiliki mobilitas tinggi dan keterbatasan waktu, tapi tetap ingin menjaga kesehatan, baik pribadi maupun keluarga. Untuk itu, perusahaan ini menghadirkan produk peralatan rumah tangga yang canggih dan praktis, yaitu Philips Air Fryer, Fuzzy Logic, dan Philips Blender, yang membantu memudahkan ibu atau seluruh anggota keluarga untuk dapat mempersiapkan makanan sehat, baik untuk sahur maupun berbuka di rumah dalam waktu 30 menit.

Kehadiran perangkat dapur terbaru ini merupakan upaya Philips untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam keluarga. “Peralatan dapur inovatif Philips memungkinkan bagi ibu dan seluruh anggota keluarga untuk dapat menyiapkan makanan sehat dengan cara yang mudah dan praktis, khususnya saat berpuasa di mana setiap orang harus menjaga stamina agar tetap sehat,” ujarnya.

Rita Ramayulis DCN MKes nutrisionis yang telah menulis sejumlah buku tentang gizi, diet untuk berbagai penyakit dan mengatur pola makan yang sehat menjelaskan, pada prinsipnya, puasa memberikan kesempatan kita untuk hidup sehat.

Berpuasa memungkinkan tubuh mengalami proses detokfisifikasi atau pembuangan zat-zat beracun dari dalam tubuh secara alami. Namun, lanjut dia, manfaat berpuasa tidak akan maksimal jika asupan makanan saat sahur, berbuka, dan ketika makan malam tidak diperhatikan.

rendra hanggara