Edisi 19-05-2017
Inovasi USU Juara di Sumut


MEDAN– Tim Inovasi Universitas Sumatera Utara (USU) keluar sebagai juara Favorit I tingkat perguruan tinggi pada ajang Pekan Inovasi Sumut 2017 yang berlangsung di Lapangan Merdeka Medan, baru-baru ini.

USU menyisihkan 11 perguruan tinggi di Sumut yang mengikuti Pekan Inovasi tersebut. Dalam kegiatan tersebut, USU menampilkan beberapa inovasi yang diciptakan oleh dosen dan mahasiswa. Di antaranya tenaga uap air, alat pendeteksi diabetes melalui nafas, alat pengering ikan asin tenaga surya, alat pendeteksi kelembapan tanah dari limbah cangkang hewan laut, dan lampu hias pintar. Selain itu, inovasi chitin chitosan capsule untuk mengurangi lemak jahat dalam tubuh dari program studi Kimia. Ada juga pembuatan aplikasi pendidikan dari Pusat Inkubator CIKAL USU.

“Kesuksesan ini tidak lepas dari dukungan rektor USU Prof Runtung dan tim inovasi yang diketuai Dr Tlus Ikhsan Nasution beserta anggotanya,” papar Wakil Rektor III USU Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerja Sama Mahyuddin K M Nasution kepada wartawan, Kamis (18/5). Menurut Mahyuddin, selama Pekan Inovasi berlangsung, inovasi yang banyak menarik perhatian pengunjung adalah alat pendeteksi diabetes melalui nafas. Salah satu dari ratusan pengunjung yang berpartisipasi menguji alat pendeteksi diabetes melalui nafas adalah istri Gubernur Sumut Evi Diana Sitorus.

Alat pendeteksi diabetes melalui napas ini memiliki keunggulan dibandingkan alat ukur yang menggunakan sampel darah, yaitu tidak menyakitkan, praktis dan lebih akurat, serta lebih canggih karena data langsung dapat dibaca di ponsel. Inovasi lain yang juga mendapat sorotan adalah panel pembangkit listrik tenaga uap air yang telah memperoleh PATEN dari lembaga Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Hasil penelitian produk ini telah diseminarkan pada International Conference on Advances in Functional Materials 2016, Korea Selatan dan dipublikasikan pada Jurnal Key Engineering Materials (indeks scopus).

Rektor USU Prof Runtung Sitepu mengaku bangga dengan prestasi yang dicapai tim inovasi USU pada Pekan Inovasi Sumut tersebut. Dia berharap dosen dan mahasiswa USU yang mengikuti ajang tersebut tidak berpuas diri dengan menjadi juara favorit I. “Dosen dan mahasiswa harus terus meningkatkan kemampuan penelitian dan ino-vasinya setiap tahun dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain, tidak hanya dari Sumatera Utara, tetapi juga dengan perguruan tinggi di luar Sumatera Utara,” tandasnya.

Eko agustyo fb




Berita Lainnya...