Edisi 19-05-2017
Sasar Buruh Pabrik, 8 Pengedar Ditangkap


SIDOARJO– Satreskoba Sidoarjo membongkar jaringan pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu-sabu yang menyasar buruh pabrik. Dua komplotan pengedar narkoba itu beraksi di wilayah Kecamatan Sedati dan Taman.

Para pelaku pengedar dan pengguna sabu-sabu di wilayah Kecamatan Sedati, yakni Khayul Baqi, 34, warga Banjarkemuning, Sedati; Edy Susanto, 35, dan SR, warga Tambakrejo, Waru; Sugiono, 28, warga Tambaksawah, Waru; HB, 21, warga Tambaksumur, Waru. Mereka yang ditangkap kebanyakan karyawan pabrik. Sedangkan jaringan di Kecamatan Taman, petugas berhasil mengamankan tiga tersangka, yakni Arif Setiawan, Taufik Hamzah, dan Aditya. Mereka juga merupakan karyawan pabrik. Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto mengatakan, penangkapan jaringan pengedar dan pengguna narkoba di kawasan Sedati tersebut berawal dari laporan masyarakat bahwa dikawasan Sedati kerap dijadikan peredaran narkoba.

Terutama di kawasan permukiman karyawan pabrik. Pihaknya kemudian melakukan penyelidikan. Tak lama kemudian berhasil mengamankan Khayul Baqi. “Dari tangan tersangka Khayul Baqi, kita amankan sabu-sabu sebesar 1,60 gram,” kata Sugeng Purwanto. Setelah dilakukan pengembangan, polisi berhasil menangkap Edy Susanto beserta barang buktinya berupa tiga buah pipet yang masih tersisa sabu-sabu seberat 5,79 gram. Selanjutnya polisi mengamankan Sugianto, HB, dan SI. Sugeng mengaku tiga tersangka terakhir diamankan sedangasyikmengisapsabu- sabu di tempat tinggalnya.

“Dari ketiga tersangka tersebut, kami berhasilmengamankanbarang bukti sabu-sabu seberat 42,71 gram,” kata Sugeng. Menurut Sugeng, jaringan pengedar dan pengguna sabusabu di kawasan Sedati ini selalu memakai sistem ranjau. Hal ini yang membuat polisi kesulitan mengungkap Ipul, seorang bandar narkoba yang masih DPO. Ipul selama ini menyasar pengguna kelas menengah ke bawah terutama buruh pabrik. “Dalam transaksinya, mereka hanya melalui handphone dan tidak mengetahui satu sama lain,” ujar Sugeng.

Demikian pula jaringan pengedar dan pengguna narkoba di kawasan Taman. Modusnya hampir sama, yaitu memakai sistem ranjau. Polisi harus kerja ekstra mengungkap seorang bandar dari kasus tersebut. “Sabu-sabu diperoleh dari Acong,” kata salah satu pelaku Arif Setiawan kepada polisi. Acong juga menjadi DPO Polres Sidoarjo. Selama ini mereka memasok narkoba untuk kalangan buruh pabrik.

Abdul rouf




Berita Lainnya...