Edisi 19-05-2017
BNPT Target Bentuk Duta Damai Dunia Maya di 7 Provinsi


SEMARANG – Badan Na sional Penanggulangan Tero ris - me (BNPT) menargetkan 2017 ini membentuk duta da mai dunia maya di tujuh pro vinsi untuk nantinya jangka panjang ke depan di seluruh Indonesia.

Tahun ini sudah dibentuk di Semarang dan Ban - dung, Jawa Barat pada April lalu. Kepala Subdit Kontra Pro - paganda BNPT Kolonel Pa - sukan Sujatmiko menga ta - kan, dari hasil pelatihan di Kota Semarang ini sudah di - bentuk lima website. “Isinya macam-macam. Kreativitas mereka ba gus-bagus. Isinya berita, tu lisan mereka, meno - lak nggak bener, hoax dari ke - lompok ra dikal teroris. Me reka membuat kartun, meme, video yang me narik. Tahun ini target tujuh provinsi, sudah dapat 2 (pro - vinsi),” ungkap nya seusai pe - nutupan pela tih an Duta Da - mai Dunia Maya di Hotel Crowne Plaza Kota Semarang, kemarin.

Selain Jawa Tengah dan Jawa Barat, lima provinsi lain yang disasar BNPT untuk duta damai, yakni Padang, Suma - tera Barat; Manado, Sulawesi Utara; Denpasar, Bali; Malang, Jawa Timur; dan Balikpapan, Kalimantan Timur. Sebelumnya, BNPT sudah membentuk duta damai di Me dan, Sumatera Utara; Ma - kas sar, Sulawesi Selatan; Ja - kar ta, DKI Jakarta; dan Yog - yakarta, DIY. Mereka yang dipilih di Semarang berjumlah 60 anak muda, terdiri atas programmer, blogger hingga pe - minat desain komunikasi visual. “Prinsip kita pencegahan paling baik adalah yang tum - buh dari seluruh lapisan ma - syarakat, khususnya anak mu - da. Kita berharap selain ke - giat an online, juga offline.

Ber - temu langsung komunitas me - reka, LSM, teman-teman kam pus, dan masyarakat luas untuk memberikan pencerah - an,” pa par Sujatmiko. Ambassador Duta Damai BNPT 2017 Kikan Namara me ngatakan, saat ini Indo - nesia sebagai suatu negara dan bang sa dihadapkan dengan berba gai persoalan cukup ru - mit. Sa lah satunya isu into - leransi. “Mengapa harus tidak to - leransi. Sejarah membuk ti - kan, dari dulu kemerdekaan Indo nesia diperjuangkan be - gitu banyak golongan, agama, su ku, dan ras. Kenapa ini mau 72 tahun malah mengalami ke munduran (adanya intole - ransi),” ujarnya.

Dia antusias dengan apa yang dilakukan anak-anak mu - da, khususnya mereka yang terpilih jadi duta damai BNPT. Meski demikian, tidak mung - kin berharap kepada 60 orang anak muda saja untuk menye - barkan virus-virus positif, khu susnya di dunia maya. Se - mua lapisan masyarakat, ter - utama anak muda harus ambil bagian. “Ini isu nasional, isu ber - sama. Kita semua nggak bisa diam saja. Apa pun pekerjaan kalian, profesi kalian, berikan kontribusi yang nyata. Supaya Indonesia tetap jadi negara yang toleran,” tandas eks vo - kalis grup musik “Cokelat” ini.

Eka setiawan


Berita Lainnya...