Edisi 19-05-2017
E-Retribusi Klewer Diterapkan 1 Juni


SOLO – Penerapan retribusi elektronik (e-retribusi) bagi seluruh pedagang Pasar Klewer akan diterapkan 1 Juni mendatang. Pemkot Solo mulai menyosialisasikan penerapan e-retribusi mengingat belum seluruh pedagang memahami.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo Subagiyo mengatakan e-retribusi bakal diterapkan ke-2.694 pedagang Pasar Klewer. Retribusi pedagang Pasar Klewer yang bangunannya telah diresmikan 21 April lalu hingga kemarin masih manual karena belum semua pedagang terdaftar. Karena itu, pelaksanaannya dilakukan mulai 1 Juni ketika seluruh pedagang terdaftar. Mereka akan diberikan buku tabungan dari Bank Tabungan Negara (BTN) dan kartu e-retribusi. “Nanti pedagang sudah bisa mengisi buku tabungan atau saldo tujuh hari sebelum penarikan e-retribusi,” kata Subagiyo, kemarin.

Sementara peralatan pendukung e-retribusi saat ini sedang dipersiapkan oleh bank yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan sistem tersebut. Setiap lantai pasar nanti ditempatkan tiga unit alat e-retribusi sehingga memudahkan pedagang yang akan membayar. “Kami tidak ingin penerapan eretribusi hanya setengah-setengah sehingga sebelum diterapkan, peralatan dan pedagang harus sudah siap semua,” katanya.

Nanti juga akan disiapkan petugas yang mendamping pedagang saat membayar dengan sistem e-retribusi. Pada sisi lain, pedagang Pasar Klewer didorong mendaftarkan karyawannya ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Jumlah karyawan di Pasar Klewer banyak karena setiap pedagang rata-rata memiliki dua sampai lima orang. Dengan diikutkan BPJS Ketenagakerjaan, maka akan memperoleh bantuan apabila terjadi kecelakaan. “Ini bukan wajib, tapi suatu ajakan baik. Harapannya pedagang bisa aktif,” katanya. Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Solo Suwilwan Rachmat mengatakan, saat ini belum banyak pedagang yang mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan. Padahal itu sangat penting untuk perlindungan karyawan.

“Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi agar pedagang memahami manfaat yang diterima,” ujar Suwilman. Pihaknya akan menempatkan petugas BPJS Ketenagakerjaan di Pasar Klewer dan harapannya semua pedagang bisa ikut. Salah satu pedagang Pasar Klewer, Muhammad Jamal menilai, penerapan e-retribusi bakal memudahkan pembayaran dan lebih transparan. Namun, Pemkot Solo harus memberikan pendampingan karena masih banyak pedagang yang belum paham.

“Bagus karena menyesuaikan perkembangan teknologi. Tapi perlu waktu dan pendampingan karena peralihan dalam proses pembayaran. Apabila banyak pedagang yang umurnya sudah tua,” ucapnya.

Ary wahyu wibowo




Berita Lainnya...