Edisi 19-05-2017
Lima Terminal Terbengkalai


BANDUNG – Sebanyak lima terminal angkutan umum di Kabupaten Bandung kondisinya tidak berfungsi dan terbengkalai akibat tidak adanya perhatian dan pemeliharaan dari dinas terkait.

Bupati Bandung Dadang M Naser mengakui jika sejumlah terminal yang berada di Kabupaten Bandung tidak berfungsi dan belum representatif menampung angkutan kota (angkot). Untuk itu Pemkab Bandung telah menyiapkan anggaran Rp40 miliar untuk dana perluasan dan penataan terminal. Dadang berjanji renovasi terminal yang sudah menjadi program prioritasnya bisa secepatnya terealisasi. Dirinya juga telah menginstruksikan Dinas Perhubungan mendata jumlah terminal yang harus diperbaiki.

“Intinya kami sudah siapkan anggarannya. Minimal ada perluasan lahan terminal,” ujarnya kemarin. Menurutnya, ada lima terminal yang saat ini tak berfungsi agar diefektifkan. Seperti Terminal Alamendah Rancabali; Terminal Cingcin Soreang; Banjaran, dan Baleendah. “Terminal Alamendah_ itu harus dihidupkan lagi karena sebagai terminal pariwisata. Termasuk juga Terminal Beleendah harus segera dibenahi,” sambungnya. Orang nomor satu Kabupaten Bandung itu juga tak menampik karena luas dari terminal yang belum memadai banyak pemilik angkutan yang memarkirkan kendaraannya di badan jalan hingga membuat kemacetan. “Makanya terus kami dorong (penataan) itu. Nanti mulai 2018 lah bisa diperbaiki,” tuturnya.

Dadang juga telah meminta jajarannya agar kembali menghidupkan beberapa sub terminal termasuk Terminal Cileunyi yang akan bergeser ke area pasar setelah lahan sebelumnya akan di bangun pusat. “Intinya terminal yang perlu dibuka akses akan kami siapkan pembebasan lahannya,” ungkap dia. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Tedi Kusdiana mengatakan, untuk permasalahan kondisi terminal yang seringkali tidak dapat menampung angkutan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan. Sebab mayoritas terminalterminal itu berada di area pasar.

“Karena kondisinya seperti itu maka kami harus sinergis dengan dinas lainnya dalam program penataannya,” ungkap Tedi. Namun dirinya membantah bila jajarannya dinilai membiarkan kondisi terminal serta tidak melakukan perawatan. Dirinya mengaku bila beberapa terminal yang belum berfungsi seperti Terminal Baleendah karena terkendala masalah teknik mulai dari belum dibukanya akses jalan hingga lahannya yang akan diperluas. “Jadi terminal-terminal itu bukan karena dibiarkan tak terurus, tapi disebabkan ada kendala teknis dan juga terkendala dengan lahan,” imbuhnya.

Dila nashear

Berita Lainnya...