Edisi 19-05-2017
PSMS Rotasi Sejumlah Pemain


MEDAN– Kemenangan beruntun di empat laga membuat PSMS kokoh di puncak klasemen sementara Grup 1 Liga 2 Liga Indonesia Baru (LIB) 2017 PSSI.

Tim berjuluk Ayam Kinantan ini bertekad meneruskam rekor positif tersebut saat menjamu tim PS Timah Babel (Bangka Belitung) di Stadion Teladan Medan, Minggu (21/5) mendatang. Ada sejumlah catatan jelang laga kelima PSMS tersebut. Kendati tengah berada dalam atmosfer positif, skuad besutan Pelatih Mahruzar Nasution itu kemungkinan besar tidak akan diperkuat sejumlah pemain. Setelah tiga pemain seperti Dimas Sumantri, M Antoni dan Gusti Sandria yang belum dipastikan bisa diturunkan menghadapi tim berjuluk Tujuh Beruang tersebut, kabar tidak sedap kembali menerpa skuad PSMS. Striker Dimas Drajad mengalami cedera saat latihan (Selasa, 16/5) sore lalu.

“Ya, Dimas Drajad cedera, tapi kemungkinan tidak parah. Tapi apalah bisa diturunkan menghadapi Timah Babel, kami belum tahu. Mudah-mudahan dia segera pulih,” ujar Mahruzar Nasution, Kamis (18/5) sore. Sebagai langkah antisipasi, Mahruzar menyiapkan cadangan dengan merotasi sejumlah pemain. Selain karena alasan cedera, pria yang berpangkat Kapten Infanteri itu menyebutkan, beberapa pemain yang sebelumnya kerap mengisi posisi inti belakangan tampil kurang greget. “Ya, memang agak menurun penampilan sejumlah pemain. Kami maklum, secara psikologis, karena sudah empat kali main, performa sebagian pemain menurun, untuk itu harus dirotasi untuk penyegaran. Yang sebelumnya pemain inti diparkirkan dulu,” ujarnya.

Kata Mahruzar, metode rotasi tersebut sudah diterapkannya saat menghadapi PSBL Langsa, Sabtu (13/5) lalu dan akan terus berlanjut. Lantas, apakah perubahan formasi tim tersebut tidak dikhawatirkan menjadi blunder dan berujung antiklimaks bagi raihan tim besutannya yang sejauh ini positif? Mahruzar mengaku tidak mengkhawatirkan itu. Apalagi kata dia, dari pemain yang ada memiliki kemampuan yang cukup merata. “Sekaligus menjaga atmosfer persaingan antara pemain. Tentunya pemain akan bersaing mendapatkan posisi inti. Apalagi kemampuan pemain yang satu dengan yang lain relatif sama,” kata mantan Asisten Pelatih Timnas U-16 dan U- 19 tersebut.

Soal kekuatan calon lawan, Mahruzar mengaku sudah mengantisipasi sisi lemah dan kuat tim besutan Pelatih Sanusi Rahman itu. Rekaman pertandingan calon lawan sudah ditonton dan strategi mengantisipasi gempuran dan menggempur pertahanan lawan sedang dimatangkan. “Sudah, kebetulan kami dapat rekaman pertandingan saat PS Timah Babel (Bangka Belitung) menghadapi Pro Duta. Kami juga akan menontonnya bersama anak-anak (pemain PSMS),” ungkapnya. Di saat rotasi pemain kemungkinan besar akan dilakukan oleh pelatih, Saharo Gultom, Pelatih Kiper PSMS Medan mengaju tetap mempercayakan Abdul Rochim menjaga gawang tim The Ki l ler, julukan lain PSMS Medan. Menurut Ucok, sapaannya, Rochim masih jadi pilihan utamanya.

“Kiper lain juga siap, tapi Rochim juga siap menjaga gawang PSMS. Sejauh ini catatan dia masih bagus, belum pernah kebobolan,” ucap mantan kiper timnas era 1999 hingga 2000 itu.

Syukri amal






Berita Lainnya...