Edisi 19-05-2017
Desain LRT Ramah Disabilitas


PALEMBANG - Operasional mo da transportasi kereta dalam Kota Palembang atau di kenal dengan light rail transit (LRT) semakin dekat.

Apalagi saat ini dua zona diproyeksikan akan segera dipasang rel. PT Waskita Karya sebagai pihak yang mengerjakan pem - bangunan LRT menyatakan, prasarana kereta layang akan ramah dengan penyandang ca - cat (disabilitas). Kepala Proyek LRT Pa lem - bang PT Waskita Karya, Mar su - di Jawari mengatakan, ter da - pat de sain atas prasarana yang dikhususkan bagi penyandang cacat (disabilitas) pada pra-sa - ra na LRT. Hal itu akan me mudahkan penumpang, termasuk disabilitas menikmati moda transportasi LRTnantinya, “Desainnya sudah sediakan hal itu (ramah dengan di-s abilitas).”

”Nanti LRT akan lebih mu - dah dinikmati oleh pe num pang meski disabilitas,” ujar nya ke - marin. Kenyamanan bagi disa bi li - tas misalnya tersedia ramp tra - ve lator bagi penyandang yang menggunakan kursi roda atau akses khusus yang disiapkan agar lebih memudahkan per ja - lan an jarak jauh. Kemudahan lainnya, desain LRT juga bagi penyandang tunanetra. “Ada akses khusus bagi yang menggunakan kursi roda. Se - lain itu, ada pengarah khusus bagi tunanetra di lantai yang su - dah didesain di LRT,”ucapnya.

Untuk prasarana LRT, dia memastikan, akan ramah de - ngan penyandang disabilitas. Na mun pihak PT Waskita Karya hanya sebatas membangun pra - sarana, seperti stasiun, depo dan jalur kereta, sementara un - tuk sarana kereta menjadi ba - gian tugas dari PT Kereta Api In - donesia (PTKAI). “Setelah jalur dan lainnya didesain ramah disabilitas ka re - na merupakan amanat dari un - dang-undang, sebaiknya nanti keretanya juga ramah pada disabilitas,”ungkapnya. Keinginan agar LRTlebih ra - mah diungkapkan salah satu pe - nyandang cacat di Palembang, Fahmi Rivai. Dia menyatakan sudah sangat sering mendengar rencana pembangunan ter masuk pengoperasionalan LRT di Palembang, di tahun 2018 nan ti.

Keberadaan LRT di Pa lembang hendaknya juga bisa ra mah bagi penyandang disabilitas. “LRT merupakan moda trans portasi yang modern bagi masyarakat Palembang. Karena itu, hendaknya disabilitas juga bisa menikmatinya. Namun sa - ya juga belum mengetahui, apa - kah LRT akan didesain nyaman bagi warga disabilitas,” ung - kapnya. Apalagi warga disabilitas ini cukup beragam. Misalnya, dia mencontohkan, penyandang ca cat mata, tunarungu, atau me reka mengalami kecacatan di bagian tubuh seperti kaki dan tangan sehingga harus meng - gu nakan alat bantukursi roda. “Saya sangat ingin ber per - gian dengan LRT, namun belum tahu apakah ada fasilitas untuk kami(disabilitas),”ucapnya.

Tasmalinda

Berita Lainnya...