Edisi 19-05-2017
Sudah Kecil, Pembayaran Tersendat


PALEMBANG –Sungguh malang nasib yang dialami guru honorer SMA dan SMK di Sumatra Selatan (Sumsel). Honor sudah kecil, pembayarannya pun masih tersendat.

Persatuan Guru Nahdatul Ulama (Pergunu) Sumsel mem - pertanyakan mengapa gaji guru honorer tersebut ma sih ter - tunda. Ketua Pergunu Sumsel, Ahmad Zainuri me ngatakan, keterlambatan gaji guru ho - norer SMA dan SMK di Sumsel mulai Januari sudah tidak wajar dan sangat di sa yangkan itu terjadi. Menurutnya, ribuan guru yang menggantungkan kehi du - pan dari mengajar pasti ke bi - ngungan untuk memenuhi bia - ya hidup.

“Bagaimanapun juga, gaji ribuan guru honorer itu harus tetap dibayarkan dan dirapelkan karena mereka membutuhkan uang gaji itu. Apalagi untuk memenuhi ke - butuhan sehari-harinya,” ung - kap nya kepada KO RAN SINDO PALEMBANG, kemarin. Yang paling disesalkan, kata Zainuri, gaji guru honorer yang terbilang kecil berkisar Rp500. 000/bulan yang didapat deng an mem be ri kan ilmu kepada siswa. Bahkan kewajibannya pun sama de ng an guru yang berstatus PNS, malah ada yang lebih berat. Sedangkan haknya berupa gaji harus ditunda selama lima bu lan sejak Januari lalu.

“Kita ing in pihak terkait mencarikan for mula sece pat - nya agar pen cairan gaji mereka dapat segera dilakukan. Kas i - han para guru honorer itu,” ung - kapnya. Dia menuturkan, pada da - sarnya secara prosedural biaya penggajian guru sudah di - usulkan dalam rencana ke gia - tan anggaran sekolah (RKAS) di se tiap sekolah setahun sebe - lumnya. Dengan demikian, se - harusnya sudah ada jalan keluar dari permasalahan yang membuat nasib mereka ter katungkatung. Sementara itu, Kepala Di nas Pendidikan (Kadisdik) Sum sel, Widodo mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih mencari formula terbaik untuk pencairan gaji guru honorer SMA dan SMK yang tertunda sejak lima bulan ini.

“Ken da lanya jumlah guru honoreritubertambahterus, jadi kita harus melakukan veri - fikasi terlebih dahulu kebe na ran - nya,” ung kap nya. Sedangkan untuk gaji guru PNS saat ini masalahnya sudah terselesaikan. “Kita terus usa - ha kan mencari jalan ke luar nya, bahkan kita ingin gaji guru honorer SMA dan SMK bisa dikeluarkan dalam bulan Mei ini,” harapnya.

Karerek



Berita Lainnya...