Edisi 08-06-2017
USAID Prioritas Bantu Pendidikan di Sumut


MEDAN – Program Prioritizing Reform, Innovation, Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (Prioritas) yang merupakan program lima tahun yang didanai United States Agency for International Development (USAID) dinilai berhasil merevolusi pola pendidikan di daerah.

Dalam kunjungan kemitraan ke kantor KORAN SINDO MEDAN, Koordinator Provinsi USAID Prioritas Sumatera Utara (Sumut) Agus Marwan menjelaskan bahwa USAID Prioritas adalah program lima tahun yang didanai oleh USAID. Program ini dirancang untuk meningkatkan akses pendidikan dasar berkualitas di Indonesia. USAID Prioritas adalah bagian dari kesepakatan antara Pemerintah Amerika Serikat dan Pemerintah RI. Program ini bekerja sama dengan mitra di tingkat nasional dan lokal. Di Sumut program ini telah dilaksanakan di 15 kabupaten dan kota yang menjadi mitra atau penerima manfaat USAID Prioritas.

Serta telah melakukan berbagai inovasi yang diharapkan dapat menjadi jembatan pengembangan pendidikan di daerah. “Yang kita lakukan itu sudah sangat banyak, di antaranya melakukan pembelajaran dan pengembangan pendidikan di daerah mitra, termasuk pembinaan manajemen sekolah juga perencanaan program yang pada akhirnya menghasilkan berbagai prestasi,” papar Agus di Medan, Rabu (7/6). Agus menjelaskan, dari 15 kabupaten kota yang menjadi mitra, tiga daerah memperoleh rekor literasi dari Museum Rekor Indonesia (Muri). Selain itu, ada juga yang memperoleh penghargaan indeks pembangunan literasi daerah dari Kementerian Pendidikan.

Selain itu, sudah banyak pengakuan yang menyebutkan bahwa program USAID Prioritas berdampak positif dalam budaya pendidikan di Indonesia. Termasuk mengubah pandangan dunia tentang minat baca di Indonesia karena USAID Prioritas juga menjalankan program literasi di Sumut. “Kita melakukan pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan sebanyak 33.894 dengan sekolah penerima manfaat sebanyak 5.337 dan perkiraan siswa penerima manfaat sebanyak 800.000 siswa,” ungkapnya. Menurut Agus, keberhasilan itu dapat diraih juga karena adanya dukungan dari media massa.

Pihaknya bekerja sama dengan sejumlah media massa, termasuk KORAN SINDO MEDAN untuk membangun kesadaran warga terhadap pendidikan yang bermutu. “Jadi, kita datang untuk mengucapkan terima kasih kepada KORAN SINDO MEDAN yang telah mendukung berbagai program kita selama lima tahun terakhir,” ucapnya. Sementara itu, penasihat komunikasi USAID Prioritas Sumut Erix Hutasoit mengharapkan KORAN SINDO MEDANyang selama ini dikenal sebagai salah satu referensi literasi di Sumut dapat meneruskan budaya pemberian informasi yang bermanfaat sebagaimana yang sudah dilaksanakan selama ini.

Kehadiran media ini dinilai cukup besar mempengaruhi masyarakat untuk memahami pola pendidikan yang baik yang telah dilaksanakan di Sumut. “Kita meyakini dukungan media, termasuk KORAN SINDO MEDANmenjadi salah satu alasan keberhasilan pelaksanaan program ini. Pemberitaan tentang kita yang dibuat selama ini merupakan pemberitaan terbaik yang kita apresiasi. Saat ini program USAID Prioritas yang akan berakhir mulai Juli tahun ini diharapkan dapat berkelanjutan dan dilaksanakan oleh Kabupaten kota yang menjadi mitra,” paparnya.

Baringin lumban gaol


Berita Lainnya...