Edisi 17-06-2017
Volume Sampah Lebaran Diprediksi Naik 20%


BANDUNG – PD Kebersihan Kota Bandung memprediksi volume sampah akan mengalami peningkatan lebih dari 20% pada saat Lebaran dibandingkan hari biasa.

Perkiraan itu didasarkan Lebaran tahun lalu yang juga naik 20%. Direktur Utama (Dirut) PD Kebersihan Deni Nurdyana menyebutkan, masyarakat Kota Bandung menghasilkan sampah sekitar 1.500 ton per hari. Baik itu sampah rumah tangga maupun sampah komersial dari hotel, mal, dan lainnya. “Sejauh ini juga sudah ada peningkatan sekitar 5-7% dibandingkan hari-hari biasa.

Lebaran tahun ini diprediksi cukup padat melihat hunian hotel yang penuh. Apalagi Idul Fitri jatuh pada hari minggu sehingga kemungkinan huniannya penuh apalagi cuti bersama diperpanjang,” ungkapnya kepada wartawan di Bandung, kemarin. Deni melanjutkan, saat ini peningkatan volume sampah sudah terjadi di sekitar Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika, dan sepanjang Jalan Otto Iskandardinata.

Di kawasan itu terjadi penumpukan sampah. “Terutama sampah anorgaik seperti kantong keresek dan dus banyak sekali. Di Teras Cihampelas juga mulai banyak karena sudah menjadi tujuan wisata menarik baik warga Bandung atau luar Bandung,” sambungnya. Untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah saat Lebaran, kata Deni, pihaknya sudah menyiapkan 1.139 orang petugas lapangan yang akan diterjunkan dari H-7 sampai H+7.

Mereka dibagi ke dalam tiga shift dan akan menyisir wilayah Kota Bandung terutama tujuh titik yang diprediksi menjadi sumber utama peningkatan volume sampah. “Kami intensifkan para petugas itu untuk siaga tiga sift per hari di tujuh titik. Antara lain Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika, Cihampelas, Teras Cikapundung, Ujungberung, Andir, Sudirman dan Tegallega.

Para petugas lapangan ini ditangguhkan cutinya, mereka akan mengambil cuti setelah Lebaran,” kata dia. Selain di tujuh titik itu, PD Kebersihan juga mengantisipasi peningkatan volume sampah di pintu-pintu tol. Pasalnya, tahun lalu pihaknya kecolongan hampir di semua pintu tol yakni Pasteur, Buahbatu, Pasirkoja, dan Muhamad Toha. Untuk itu, tim penyapu lengkap dengan troli sampahnya disiagakan di semua pintu tol saat Lebaran.

“Biasanya orang yang di mobil itu bekas makan maupun minum dilempar ke luar. Kami tidak mau lagi kecolongan, makanya tahun sekarang sudah siapkan tim penyapu. Disamping kami akan terjunkan 18 orang tim patroli pengawas kebersihan dengan armada lengkap motor trail dan mobil termasuk kerja sama dengan Satpol PP untuk edukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,” tuturnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menyiapkan troli sampah yang bisa mobile yang ditempatkan di tempat-tempat tujuan wisata. Jika tahun lalu jumlahnya kurang dari 100 unit, sebagai bentuk keseriusan tahun ini disiapkan sekitar 300 troli. “Kami juga mau mengantisipasi truk sampah terjebak macet di Padalarang. Kami akan menambah armada truk dari H-3 sampai H+2 sebanyak 105 truk. Truk itu rata-rata mengangkut dua rit per harinya,” pungkasnya.

fauzan


Berita Lainnya...