Edisi 19-06-2017
Harvard Universitas Paling Bergengsi


LONDON – Universitas Harvard kembali memuncaki daftar peringkat Perguruan Tinggi Paling Bergengsi di Dunia versi majalah mingguan asal Inggris Times Higher Education (THE) untuk ketujuh kalinya secara beruntun.

Dengan kualitas yang mumpuni, perguruan tinggi AS juga mendominasi keseluruhan peringkat 10 besar. Universitas Harvard merupakan per guruan tinggi palingbersejarah, berpenga ruh, dankaya. Mantan Presiden AS John F Keneddy, Barack Obama, dan CEO Facebook Mark Zuckerberg, berkuliah di Universitas Harvard. Secara lebih luas, alumni Universitas Har vard meliputi delapan presiden AS, beberapa kepala negara asing , 62 miliarder, 359 penerima Beasiswa Rhodes, d an 242 penerima Beasiswa Per wira Tinggi.

Sejauh ini sebanyak 47 gelar ofisial Nobel, 18 field medalist, dan 13 turing award winners juga diraih staf, fakul tas, dan mahasiswanya. Universitas Harvard juga memiliki hampir 52.000 alumni di 201 negara asing dari total 323.000 alumni. “Staf kampus yang meraih penghargaan Nobel terbar u ialah ahli kimia Mar tin Karplus dan ahli ekonomi Alvin Roth. Alumni lainnya mantan Wakil Presiden A S Al Gore juga per nah meraih Nobel Per - damai an 2007,” ungkap THE . Universitas Har vard me - rupa kan kampus dengan per - pustakaan terbesar di dunia dengan koleksi literatur, baik cetak ataupun dig ital, ratusan juta jilid.

Fakultas kedokteran di universitas paling tua di AS itu juga terhubung dengan 10 rumah sakit (R S). Sumbangan dananya melimpah dan ter banyak, yakni mencapai USD1,5 miliar, pada 2013. “Sumbangannya bahkan lebih besar daripada penge luar - an operasional tahunannya,” ung kap THE. Di dalam pering kat T HE , selain Universitas Harv ard, juga ada perguruan ting gi lainnya yang tak kalah hebat.

Sebut saja Institut Teknologi Massachusetts, Universitas Stanford, Universitas Cambridge, dan Universitas Oxford. Di belakang lima perguruan tinggi itu juga ada Universitas Califor ni a, Universitas Prince - ton, Universitas Yale, Univer - sitas Chica go, dan Institut Tek - nologi California. Meski daftar 10 besar didominasi perg uruan tinggi asal AS, perguruan tinggi terkemuka di Asia juga mulai bangkit dan mengalahkan per - gur uan tinggi papan atas asal Barat.

China merupakan salah satu negara di Asia yang mengalami perkembangan paling signifikan dan besar. Universitas Tsinghua memasuki per ingkat 15 besar untuk pertama kali, naik empat per ingkat ke posisi ke-14. Universitas Peking juga memulai debutnya ke dalam barisan per ingkat 20 besar, juga naik empat peringkat menuju posisi ke-17. Universitas Tsinghua dan Universitas Peking mengalah - kan perguruan ting gi populer di A S dan Inggris, termasuk Imperial College London, Universitas Pennsylvania , dan Universitas Cornell. Sementara itu Universitas Hong K ong berada di posisi ke-39 untuk pertama kali dalam lima tahun dan mengalahkan King College London.

Di belahan A sia lainnya, Universitas Tokyo sekarang memiliki reputasi yang lebih tinggi d aripda Universitas Columbia. Adapun Universitas Nasional Seoul lebih bergengsi daripada Universitas California (Davis). Universitas top asal B elgia , Prancis , dan Belanda juga kalah oleh universitas asal Asia yang sedang naik daun. Direktur Centre for Global Hi gher Education di Institut Pendidikan University Colle ge L ondon (UCL), Simon Marginson, mengaku tidak terkejut dengan adanya peningkatan reputasi di antara perguruan tinggi di Asia, ter utama di China. Namun setia p perguruan tinggi pada dasarnya memiliki keunggulan masingmasing.

“Capaiannya tid ak merata sempurna. Dalam riset mate - matika dan komputer isasi, Universitas Tsinghua menj adi yang terbaik di dunia dan me - ngalahkan Institut Teknologi Massachusetts. Mereka juga terbaik keempat di sektor fisika d an teknik. Tapi Universitas Tsing hua lemah di bidang far - masi, sosial, dan kemanusiaan,” katanya. Marginson yakin perguru - an tinggi di China hanya tinggal menunggu waktu untuk bisa menggapai prestasi global mereka. Associate professor dari Universitas Tsinghua, Zhou Zhong, mengatakan kunci ke - suk sesan China dalam me - ngem bangkan universitas ke - las duni a adalah melalui se jum - lah inisiatif luar bi asa sejak 1980-an.

“Universitas Tsinghua telah menemukan banyak terobosan baru di bidang ilmu penge tahu - an dan teknologi dan menarik perhatian dari luar,” ujar Zhou Zhong. AS, Eropa , dan Asia saat ini menghadapi permasalahan serupa , yakni menurunnya ke - percayaan masyarakat ter - hadap ilmu pengetahuan yang tergantikan mitos.

Muh shamil





Berita Lainnya...