Edisi 19-06-2017
Indra: Jangan Menuntut Pemain Muda


BOJONEGORO– Tim nasional Indonesia U-19 mematok target juara pada ajang Piala AFF U-18 di Myanmar, September mendatang.

Namun, Pelatih Indra Sjafri meminta seluruh pihak tidak menuntut terlalu banyak kepada skuad Garuda Jaya yang sementara dalam proses pembentukan. Pernyataan ini disampaikan Indra seusai meraih hasil imbang dalam laga uji coba kontra Persibo Bojonegoro di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro, Sabtu (17/6). Mantan pelatih Bali United ini menyebut, skuad Garuda Jayadihuni pemain muda yang masih belajar dan membentuk karakter bermain.

“Jangan terlalu banyak menuntut kepada timnas U-19. Mereka merupakan pemain muda yang kemampuannya harus terus diasah. Tim ini masih dalam proses belajar,” kata Indra. Laga melawan Persibo merupakan bagian dari tur Jawa Timur yang dilakoni timnas U-19. Selain Persibo, Egy Maulana dkk juga akan menantang Malang United di Stadion Gajayana, Selasa (20/6). Tur ini merupakan bagian dari persiapan anak asuh Indra menghadapi Turnamen AFF U-18 Myanmar. Pada ajang ini, Garuda Jayaditargetkan tampil sebagai juara sekaligus mengulang sukses timnas U-19 era Evan Dimas dkk pada 2013 lalu.

Di turnamen tersebut, Indonesia tergabung di Grup B. Mereka bakal berhadapan dengan Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Selandia Baru, dan tuan rumah Myanmar. Sementara Grup A diisi Thailand, Timor Leste, Malaysia, Singapura, Kamboja, dan Laos. SelainPialaAFFU-18, timyangbaru saja mengikuti Toulon Tournament 2017 di Prancis itu juga akan melakoni kualifikasi Piala Asia U-19/ 2018. Pada ajangini, timnas ditargetkan bisa lolos keputaran final Piala Asia.

Indra menyatakan sejumlah evaluasi sudah dilakukan seusai timnas mengikuti Toulon Tournament dan tur Jawa Timur. Menurutnya, masih ada sejumlah kekurangan yang harus dibenahi dan menjadi pekerjaan rumah tim pelatih, terutama pada masalah finishing touch atau penyelesaian akhir Egy dkk. “Itu menjadi pekerjaan rumah buat kami untuk dibenahi. Tapi, secara permainan, tim sudah sangat berkembang seperti dalam laga melawan Persibo. Ini menjadi modal besar untuk mewujudkan target menjadi juara AFF,” kata Indra.

Terkait komposisi pemain yang menghuni starting eleven, kendati menurunkan skuad yang sama, pelatih asal Sumatera Barat ini memastikan sistem promosi dan degradasi berlaku dalam timnas U-19. Pemain yang dinilai memiliki potensi dan layak masuk skuad utama akan diprioritaskan tim pelatih. Karena itu, rangkaian laga uji coba ini menjadi ajang seleksi pemain yang akan menghuni skuad utama persiapan menghadapi Piala AFF. Setelah tur Jawa Timur, timnas akan diliburkan hingga setelah Lebaran kemudian menggelar pemusatan latihan di Bali.

“Uji coba ini untuk memberikan pengalaman bermain kepada pemain muda. Karena itu, kami memilih calon lawan dari tim yang kualitasnya lebih tinggi, setara, dan di bawah timnas U-19,” ucapnya. Dalamlaga kontra Persibo, penyerang HanisSagharatampilsebagaipahlawan setelahmencetakgolpenyamakedudukanpada menitke-69. SebelumnyatimnasU- 19sempat tertinggal terlebihduluketikapemainsayap PersiboNugrohoFatchurmampumenjebolgawangtimnasU- 19lewattendanganjarakjauhpada menitke-63.

“Senang mencetak gol. Kami masih ada beberapa kekurangan. Tapi, kami akan berusaha terus menjadi lebih baik. Target kami tentu juara Piala AFF,” kata Hanis.

Abriandi/ant