Edisi 19-06-2017
Matangkan Tim Muda


SOCHI – Proses regenerasi pemain menjadi prioritas Pelatih Jerman Joachim Loew. Nakhoda berusia 57 tahun tersebut tidak ragu menyisipkan talenta-talenta muda dalam skuad Der Panzer di Piala Konfederasi 2017.

Loew bahkan sengaja tidak memanggil bintang-bintang utamanya macam Mesut Oezil, Toni Kroos, Mats Hummels, Thomas Mueller, Manuel Neuer, Mario Gomez, dan Jerome Boateng. Mereka dipersilakan menjalani liburan seusai menjalani musim padat bersama klub masing-masing. Loew menganggap terlalu berat bagi para pemain untuk tampil di Piala Konfederasi. Terlebih dalam tiga tahun ini Jerman telah mengikuti dua turnamen bergengsi, yaitu Piala Dunia 2014, Piala Eropa 2016, dan tahun depan ada Piala Dunia 2018.

“Beberapa pemain mendapatkan istirahat dari saya. Saya pikir dari tiga turnamen dalam tiga tahun adalah ambang batasnya. Saya mungkin tidak akan sedih jika Piala Konfederasi tidak dilangsungkan pada 2021. Ini sangat berisiko dan kami harus berhati-hati menjaga kondisi pemain,” ungkap Loew, dilansir firstpost.com Meski melayangkan kritik, dia menilai Piala Konfederasi harus disikapi positif. Loew mengatakan itu sebagai momentum yang tepat untuk memberikan jam terbang kepada para pemain mudanya agar terbiasa dengan atmosfer, tekanan, dan situasi di turnamen level tertinggi.

“Misi dalam partisipasi kami di Piala Konfederasi kali ini dengan tujuan empat atau lima pemain muda dapat memberikan tekanan kepada para pemain mapan. Kami ingin mengangkat pemain ke tingkat baru dan itu yang terpenting. Saya memiliki 12 atau 13 pemain juara dunia 2014 dengan banyak pengalaman dan berkelas. Tapi, mereka membutuhkan pesaing,” kata Loew. Juru taktik kelahiran Schonau, Jerman, tersebut berharap hal itu berdampak positif sehingga bermuara pada kompetitifnya skuad Der Panzer sehingga tampil solid dan ambisi menjadi juara di Piala Dunia 2018 dapat terwujud.

Bagus tidaknya performa tim muda Jerman bisa terjawab terutama saat berhadapan dengan Australia di laga pembuka penyisihan Grup B, nanti malam. Beberapa pemain muda pun siap diandalkan Loew. Ketidakhadiran Gomez dan Mueller di lini depan memberikan kesempatan kepada Timo Werner. Prestasinya sebagai pencetak gol terbanyak Bundesliga musim lalu dengan 21 gol membuat Werner layak mendapatkan kepercayaan. Jika mengalami kebuntuan, Sandro Wagner bisa menjadi alternatif. Sementara di lini tengah, Julian Draxler akan berkoordinasi dengan Emre Can dan Sebastian Rudy. Kans Jerman meraup tiga poin di Olimpisky Stadion Fisht terbilang besar.

Terlebih dalam empat pertemuan terakhir di berbagai ajang, Der Panzerbelum terkalahkan dari Australia. Kemenangan sekaligus menjadi modal penting dalam mengarungi babak penyisihan. Setelah itu, Jerman akan menghadapi dua tim tangguh lainnya, yakni Cile, Kamis (22/6), dan Kamerun, Minggu (25/6). Di kubu lawan, Australia tidak merasa inferior. Pelatih Ange Postecoglou menilai absennya beberapa bintang utama Jerman membuat peluang Socceroosmeraih kemenangan terbuka. Tapi, terlepas dari hal itu, Postecoglou menegaskan jika Australia memiliki kualitas yang baik dan siap menghadapi tim mana pun.

“Kami harus mengerahkan semuanya. Kami tidak akan membuat dampak apa pun apabila kami berada di level terbaik dalam segala hal yang kami lakukan,” tandasnya.

Alimansyah