Edisi 19-06-2017
Hari Ini Tol Brebes-Kendal Dibuka


BREBES – Tepat sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri, jalur pantura maupun tol Cipali hingga Brebes mulai dipadati kendaraan pemudik.

Iring-iringan kendaraan berpelat Jakarta dan Banten tampak memenuhi pintu keluar tol Brebes Timur (Brexit), siang hingga petang kemarin. Peningkatan pemudik diperkirakan mencapai 10% bila dibandingkan dengan hari biasa. Intensitas pemudik ini diprediksi makin meningkat hari ini hingga H-1 Lebaran mendatang.

Di pintu keluar tol Brebes Timur (Brexit), antrean kendaraan mengular hingga hampir sekitar 1 km. Karena kendaraan menumpuk, polisi harus memberlakukan buka tutup arus dari arah dalamtoldanjalurpanturauntuk mencegah arus lalu lintas semrawut. Kemacetan juga terlihat di sejumlah ruas jalan menjelang dan selepas pintu keluar tol.

Misalnya diJalanAhmadYani, Jalan Pemuda, hingga di wilayah Kaligangsa, danKrandon, KotaTegal. Guna mengantisipasi kemacetan, hari ini tol fungsional dari Brebes hingga Weleri Kendal akan mulai dibuka. “Besok mulai dibuka setelah gelar pasukan (Operasi Ramadniya Candi 2017),” ungkapKapoldaJawaTengah Irjen Pol Condro Kirono di Mapolda Jawa Tengah kemarin.

Ruas jalan tol itu sepanjang 110 km ini mempunyai 1 rest area operasional dan 7 rest area sementara. Condro mengimbau agarpemudikyangmelewatiruas jalan tol fungsional ini membawa perbekalan cukup, terutama air minum agar tidak dehidrasi. Sebab, kata mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri tersebut, ruas jalan tol itu termasuk dari Palimanan, Jawa Barat, sangat panas kondisinya. Bahan bakar minyak juga harus dipastikan cukup ketika melewati ruas tol tersebut. Ini disebabkan belum ada SPBU di sana.

Di beberapa rest area darurat, Pertamina telah menyiapkan BBM dalam kemasan. Di ruas jalan tol fungsional itu, diakui Condro, masih ada beberapa perlintasan sebidang kereta api. “Nanti ada anggota Polri ditempatkan di sana, bersama warga. Jadikalauadawargamau lewat kita hentikan (saat kereta api akan melintas), nanti kita akan seberangkan (ketika sudah aman),” bebernya.

Condro mengungkapkan, pemudik dari Jakarta, Jawa Barat ataupun Banten terbanyak berasal dari Jawa Tengah. Untuk itu dia mengimbau agar pemudik memanfaatkan tiga jalur utama yang ada di Jawa Tengah. Selain tol fungsional Brebes- Weleri, juga ada jalur pantai selatan dan jalur pantai utara (pantura) yang bisa dimanfaatkan.

Khusus di tol fungsional Brebes-Weleri, kepolisian akan mengerahkan lima helikopter. Heli ini digunakan untuk mengevakuasi secara cepat jika ada pemudik yang sakit atau dalam kondisi darurat lain. “Satu dari Basarnas, dari Mabes TNI on call ada dua unit, dari Mabes Polri ada dua unit. Disiapkan khusus untuk di Jawa Tengah saja,” papar Condro.

Balita Tewas Jatuh dari Motor

Insiden kecelakaan terjadi di jalur pantura, Brebes. Seorang balita, Ika Khumaeroh, tewas saat sepeda motor yang dikendarai orang tuanya mengalami kecelakaan, Sabtu (17/6), malam. Korban tewas mengenaskan setelah terlindas roda belakang truk kontainer di Jalan Ahmad Yani, Brebes, sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu balita berusia 2,5 tahun itu tengah dalam perjalanan mudik dari Jakarta menuju Kabupaten Tegal bersama orang tuanya, Sahroni, dan Umi Zahrah.

“Sepeda motor terserempet truk kontainer hingga oleng dan terjatuh. Korban terlepas dari pangkuan ibunya dan terlindas roda truk,” kata petugas Unit Laka Satlantas Polres Brebes Bripka Dian Apriliyan. Kedua orang tuanya yang merupakan warga Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, mengalami luka-luka dan harus dirawat di RSUD Brebes.

Dari pantauan di ruas tol Jakarta- Cikampek, kepadatan kendaraan pemudik juga terlihat kemarin. Tol Cikampek merupakan jalur utama yang dilalui pemudik asal Jakarta dan sekitarnya menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kepala Humas Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Handoyono mengatakan, sejak H-9 tercatat ada peningkatan sekitar 7,9% atau sekitar 86.325 kendaraan dari normalnya setiap harinya 80.000 kendaraan.

Dari arah sebaliknya, yakni Cikampek maupun Bandung, mengalami penurunan sekitar 0,7% dari 71.000 menjadi 70.547 kendaraan. “Gelombang pemudik sudah terlihat,” ungkapnya. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Jumat (23/6) dengan jumlah kendaraan yang keluar dari gerbang tol Cikarang Utama mencapai 120.680 kendaraan.

Adapun prediksi puncak arus balik terjadi pada H+4 atau Jumat (30/6) dengan volume 110.921 kendaraan. AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Tbk Dwimawan Heru menambahkan, pihaknya menyiapkan parking bay di sepanjang jalan tol Jakarta- Cikampek yang disediakan sebagai layanan fasilitas untuk pengguna tol untuk beristirahat.

Di parking bay tidak seperti tempat peristirahatan lain karena hanya ada toilet gratis dan musala. Tidak terdapat kantin atau penjual makanan di tempat ini. Di kawasan Puncak, Bogor, ribuan kendaraan memadati kawasan ini kemarin. Kepadatan terlihat sejak pukul 16.00 WIB. Tak hanya di pintu masuk dan keluar tol Jagorawi, antrean kendaraan juga terlihat di Simpang Pasar Ciawi.

“Penyebabnya selain karena volume kendaraan yang hendak mudik Lebaran, juga bertepatan dengan libur akhir pekan,” ujar Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama kemarin. Peningkatan pemudik juga terlihat Stasiun Gambir maupun Stasiun Senen, Jakarta Pusat. Berdasarkan data penumpang yang tercatat di Posko Lebaran Stasiun Gambir, sebanyak 14.528 orang telah berangkat ke kampung halamannya melalui Stasiun Gambir kemarin.

Sementara itu penumpang di Pelabuhan Merak, Banten, kemarin menembus jumlah 49.680 orang dan kendaraan 10.850 unit. Di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, peningkatan pemudik juga mulai terasa. Tiket-tiket bus dipenuhi calon penumpang tujuan Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

farid firdaus/ eka setiawan/ haryudi / abdullah m surjaya/ant

Berita Lainnya...