Edisi 20-06-2017
Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp10 Juta


MEDAN – Masyarakat Kota Medan diminta lebih hati-hati dengan urusan sampah. Pasalnya, warga yang terbukti membuang sampah sembarangan akan dikenai denda Rp10 juta.

Adapun lembaga/badan atau kantor yang melanggar dikenai denda Rp50 juta atau kurungan penjara selama tiga bulan. Regulasi ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan. Dalam sosialisasi Perda No 6 Tahun 2015 di Jalan Perjuangan, Medan, Minggu (18/6), anggota DPRD Medan Modesta Marpaung memberikan penjelasannya. Kata dia dengan adanya Perda No 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, diharapkan rasa kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya meningkat sehingga Kota Medan menjadi tertata dan lebih bersih.

“Selain itu diharapkan penanganan persampahan di Kota Medan dapat berbasis masyarakat di mana selain masyarakat dapat menjalani kehidupan secara bersih, adanya sosialisasi ini juga agar masyarakat mampu menjadikan sampah bernilai ekonomis,” ungkapnya. Modesta Marpaung meminta kepada masyarakat untuk mengimplementasikan perda pengelolaan sampah tersebut sehingga penanganan sampah di masing-masing lingkungan bisa maksimal. “Bila tidak dikelola secara maksimal, lambat-laun masalah sampah bisa menjadi persoalan serius,” ujarnya. Dalam mengelola sampah, menurut dia, Pemko Medan dapat melakukan kerja sama dengan kelompok masyarakat dan pihak lain.

Termasuk dalam melakukan pengawasannya. “Setiap kita harus peduli dengan sampah sehingga ketika ada sampah berserakan di tengah jalan seolah tidak ada yang mengurus. Jika sampah dikelola secara maksimal, tidak hanya membuat lingkungan bersih, juga dapat menghasilkan materi karena sampah bisa diaur ulang menjadi pupuk organik,” ungkapnya. Lebih lanjut Modesta mengatakan, sosialisasi tentang perda pengelolaan persampahan ini dapat dijadikan sebagai momentum pengembangan kesadaran kolektif. Dengan demikian penanganan sampah bisa dilakukan dengan baik dan berwawasan lingkungan dan sebagai budaya baru bagi masyarakat Kota Medan.

Diketahui dalam Perda No 6 Tahun 2015 diamanatkan bila seseorang/individu membuang sampah sembarangan dikenai denda Rp10 juta atau kurungan 3 (tiga) bulan; bila Badan, lembaga atau kantor membuang sampah sembarangan akan dikenai denda Rp50 juta. “Selain itu yang sangat strategis di dalam perda ini, jika seseorang memberikan informasi atau melaporkan orang atau lembaga yang membuang sampah sembarangan ke Dinas Kebersihan ataupun melalui tim, akan diberikan insentif,” pungkasnya.

Salah seorang warga Jalan Perjuangan, Romi, 38, mengaku baru mengetahui adanya perda tentang pengelolaan sampah tersebut. Hal itu pulalah yang membuat kesadaran masyarakat masih sangat minim untuk tidak membuang sampah sembarangan. “Baru tahu saya ada perda ini. Mungkin dengan adanya perda pengelolaan sampah ini m-asyarakat akan takut membuang sampah sembarangan karena ada sanksinya. Mudahmudahan saja Kota Medan bisa tambah bersih,” ungkapnya.

Dicky irawan





Berita Lainnya...