Edisi 20-06-2017
Eldin Dukung Bangun Rumah Tahfiz Al Arif


MEDAN– Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin mendukung pembangunan Rumah Tahfiz Masjid Al Arif di Kompleks Taman Setia Budi Indah (Tasbi) II Medan.

Dukungan tersebut ditandai dengan keikutsertaannya dalam meletakkan batu pertama pembangunan rumah tahfiz , akhir pekan lalu. Kehadiran Rumah Tahfiz Masjid Al Arif ini diharapkan semakin meningkatkan kecintaan terhadap Alquran. Di samping itu akan melahirkan lebih banyak lagi penghafal Alquran di Kota Medan. Sehingga keinginan menjadikan Medan sebagai kota religius dengan masyarakat madani yang beriman kuat dapat terwujud. Menurut Eldin pembinaan umat beragama merupakan salah satu prioritas utama dari program Pemko Medan.

Seiring dengan itu, orang yang sering membaca Alquran akan mengetahui artinya sekaligus mampu memaknai dengan sebaik- baiknya. Selanjutnya, makna dan nilai yang terkandung dalam Alquran tersebut dapat diterapkan dan jadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui momentum ini, saya sangat berharap kita semua dapat mempelajari makna Alquran dan tata aturan secara menyeluruh yang akan menuntun kita ke jalan Allah SWT yakni Islam rahmatan lilrahmatan lilalamin,”ujarnya. Dia menyampaikan, keinginannya untuk membangun rumah tahfiz tersebut sangat besar.

“Insya Allah tanahnya sudah ada tinggal membangunnya. Semoga ini dapat terwujud,” katanya. Menurut dia, kehadiran rumah tahfiz tentunya sangat penting dalam rangka mendidik anak-anak maupun keluarga untuk mengenal lebih dekat sekaligus mempelajari ayatayat Alquran. Mantan Wakil Wali Kota dan SekdaKotaMedanituyakin, jika anak dan keluarga dibekali dengan Alquran diyakininya akan terhindar dari kenakalan maupun kejahatan termasuk narkoba.

“Semoga dari rumah tahfiz ini nantinya akan lahir hafizhafiz Alquran yang siap menyampaikan ajaran Allah SWT kepada masyarakat,” ucapnya seraya memberikan bantuan pribadi senilai Rp25 juta. Ketua BKM Al Arif, Delfitri Munir mengungkapkan, pembangunan rumah tahfiz ini dilakukan karena jumlah hafiz terus bertambah sehingga tempat yang ada saat ini dinilai sudah tidak mencukupi lagi. “Saat ini jumlah keseluruhannya sebanyak 30 orang, dua orang di antaranya sudah hafal dua juz,” tandasnya.

Irwan siregar



Berita Lainnya...