Edisi 20-06-2017
Sekelompok Pria Teror Pos Jaga Satpol PP


MUARADUA- Sekelompok pria diduga bersenjata tajam mendatangi pos jaga Satuan Polisi Pamong Praja OKU Selatan yang terletak di Simpang Tiga, jalan menuju Kompleks Perkantoran Terpadu (KPT) PemkabOKU Selatan, Minggu (18/6).

Aksi brutal kawanan pria ter sebut diduga dipicu setelah salah seorang di antaranya tidak te ri - ma jika wanita pujaan hatinya ditegur oleh salah se orang pe - ga wai honorer Satuan Polisi Pa - mong Praja (Pol PP) dan P e - madam Kebakaran, Tami Pah - la wan, 31, karena menendang kursi di pos jaga. Informasi di lapangan, pe - ris tiwa tersebut berawal ketika korban tengah piket di pos jaga. Korban merupakan warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Ko - mering Ulu (OKU), tiba-ti - ba didatangi wanita bernama Pin do, Minggu pukul 15.00 WIB.

Diduga sempat cekcok an - ta ra keduanya sehingga sete - lah itu Pindo menendang por - tal di pos tersebut. Karena aki - bat perbuatannya tersebut se - jum lah kursi berada di lokasi pos penjagaan berserakan.? Kor ban sontak sempat me ne - gur perbuatanya tersebut. Selanjutnya, wanita ter se - but pergi. Namun, selang se te - ngah jam kemudian datang dan menghampiri pos sempat memaki sekaligus berkata ke korban, ”Tunggulah kamu saya laporkan ke kakak saya”. Selang beberapa jam ke mu - dian korban masih berada di lokasi bersama dengan se jum - lah rekannya tepatnya sekitar pukul 18.00 WIB. Korban di d a - tangi sekitar 6-7 laki-laki be r - sa ma wanita sebelumnya sem - pat memakinya tersebut m e - ngendarai tujuh sepeda motor.

Sekelompok laki-laki ter se - but langsung mengejar korban menggunakan sajam, bahkan salah satu diantaranya me nge - lua rkan senjata api rakitan (senpira) diduga juga sempat diarahkan salah seorang pe - laku ke arah korban. Sontak kejadian tersebut sempat mengakibatkan kehe - boh an sejumlah pegawai Pol PP yang tengah piket di pos jaga tersebut, bahkan di antaranya berusaha melerai agar aksi brutal sekelompok laki-laki tak sampai melukai korban meng - gu nakan senjata tajam. Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran OKU S e l a tan Zai - nal Bahri didampingi Kepala Bidang Ketertiban Umum Ma - syarakat, Andrille Martin membenarkan, insiden tersebut diduga disebabkan selisi paham salah satu pegawainya dengan seorang wanita dan kemudian diteror sekelompok laki-laki bersenjata.

”Petugas kita saat kejadian tengah piket di pos jaga namun didatangi sekelompok laki-laki memang tak dikenalkan dan ingin melukai korban. Petugas kam i sempat melerai dan ka - wanan tersebut dibubarkan. Kejadian tersebut sudah di la - por kan ke Polres OKU Selatan,” ungkap Andrille. Kapolres OKU Selatan, AKBP Ahmad Pardomuan me - la lui Kasat Reskrim AKBP Ujang Abdul Aziz membenarkan menerima laporan Satuan Pol PP OKU Selatan lantaran salah satu pegawai honorer Pol PP tidak terima diteror oleh sekelompok warga. Dia mengungkapkan, se te - lah menerima laporan korban, aparat kepolisian berhasil me - ngamankan salah seorang pe - laku bernama Hendri Alpian, 30, di kediamannya di Talang Simpang Kota Way Kelurahan Bumi Agung Jaya, selang dua jam pascakejadian peneroran tersebut.

”Salah seorang pelaku uta - ma berhasil kita amankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif. Untuk rekan pelaku sudah diketahui identitasnya mulai dari Andre bersama rekan lain masih dalam proses pengejaran petugas di lap an - gan,” tambah Ujang. Menurut Ujang, akibat per - buatanya tersangka akan di je - rat dengan Pasal 335 tentang Pe rbuatan Tidak Menyenangkan, dengan ancaman mak si - mal satu tahun, sedangkan untuk penggunaan senjata api rakitan kini masih dalam proses pengembangan petu gas.

Andriansyah






Berita Lainnya...